Salah Paham, Pemilih Dikeroyok Di Arena Pilkades

1875 views

image

Brimob siaga

Sampang, maduracorner.com – Setelah sempat terjadi kericuhan di arena Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang, Rabu (28/10/2015), situasi  keamanan berangsur kondusif.

Sebelumnya, Hosen (35) yang akan menggunakan hak pilihnya dikeroyok oleh warga karena diduga sebagai pemilih gelap atau penyelundup yang tidak memiliki hak suara.

Saat itu, warga yang kalap langsung mengeroyok dan memukul Hosen. Beruntung aparat keamanan sigap dan langsung membubarkan warga yang mengamuk. Petugas berhasil mengamankan Hosen dari amarah warga.

Kapolsek Torjun AKP Harifi, saat dikonfirmasi mengatakan, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan, insiden pengeroyokan tersebut karena adanya salah paham.

“Setelah dilakukan pengecekan, Hosen ternyata memiliki hak pilih dan memiliki kartu keluarga dan KTP sebagai warga Pengongsean. Hosen sendiri berasal dari Kabupaten Sumenep dan menikah dengan warga Pengongsean. Namun dalam beberapa bulan terakhir ini Hosen sering berada di Sumenep,” jelasnya.

Sementara itu, Hosen korban pengeroyokan mengatakan, akibat pengeroyokan itu dirinya mengalami sakit di sekujur tubuhnya, terutama bagian kepala.

“Saya tidak kenal dengan para pelaku yang lebih 10 orang, tiba-tiba mereka mengeroyok. Untung ada anggota dari TNI yang mengamankan,” ujarnya.

Atas tindakan pengeroyokan yang menimpanya, dirinya akan melapor ke pihak kepolisian. Agar seluruh pelaku di proses sesuai hukum. (far/yung).

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor.  : Buyung Pambudi

Email Autoresponder indonesia