Sejumlah PNS Di Bangkalan Mengajukan Izin Cerai, Ada Apa?

816 views

Maduracorner.com, Bangkalan, – Pertengahan Tahun 2019, Tercatat 18 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengajukan permohonan izin cerai.

Mayoritas 18 PNS tersebut lebih banyak dari Dinas Pendidkan Bangkalan. Dengan berbagai macam motif permasalahan. Salah satunya akibat kurangnya harmoni dalam rumah tangga tersebut dan diduga perselingkuhan.

Sebagaimana yang telah diatur dalam Pasal 3 Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil.

“Pegawai Negeri Sipil yang akan melakukan perceraian harus memperoleh izin terlebih dahulu dari pimpinannya. Kami disini hanya memproses mediasi agar PNS yang berseteru ingin cerai tetap bisa bersatu dan bisa didamaikan” kata Kepala Inspektorat Bangkalan, Rahman, Senin, (12/8/2019).

Sebelum dilimpahkan ke Inspektorat dari masing – masing kepala OPD sudah melakukan pembinaan dan apabila belum bisa damai maka dilimpahkan ke Inspektorat.

“Inspektorat hanya melakukan pemanggilan dan memproses mediasi, standartnya sampai 3 kali pemanggilan, Jadi bukan berarti pegawai itu langsung mengajukan kepada kami tapi terlebih dahulu keatasannya,” ujarnya.

“Tapi apabila tidak bisa didamaikan. maka kami mengeluarkan rekomendasi kepada Bupati bahwa kedua belah pihak tidak mau berdamai dan tetap mengajukan cerai,”ungkapnya.

Setelah itu, rekomendasi dari Inspektorat di sampaikan kepada Bupati kemudian ke BKPSDA (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur), agar ditindak lanjuti permohonan izin cerai kepada Pengadilan Agama Bangkalan.

“Kita sampaikan kepada BKPSDA bahwa kedua pihak belum bisa damai dan minta pembuatan surat izin untuk diselesaikan di pengadilan Agama, dari 18 orang tersebut, terdapat 13 orang yang sudah dikeluarkan rekom dan 5 orang masih dalam proses,” tandasnya.

Sementara itu, data dari pengadilan Agama Kabupaten Bangkalan perkara perceraian PNS di Bangkalan terhitung dari bulan Januari s/d Juli terdapat 8 perkara cerai talak yang diajukan pihak pria dan perkara cerai gugat sebanyak 19 perkara yang diajukan pihak perempuan. (Tkn by Jiddan)