Sejumlah Pohon Rawan Tumbang Ditebang

795 views
UGC Paskun BLH Bangkalan saat memangkas ranting tinggi dan kering di pojok jalan Ahmad Yani Bangkalan.foto: aryan/mc.com

UGC Paskun BLH Bangkalan saat memangkas ranting tinggi dan kering di pojok jalan Ahmad Yani Bangkalan.foto: aryan/mc.com

Ansipasi Musim Dampak Bencana | Oleh : Aryan

Maduracorner.com,Bangkalan – Puluhan pohon di kawasan kota Bangkalan ditebang oleh unit khusus Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHK) pemkab setempat. Penebangan sebagian dahan ini sengaja dilakukan untuk meminimalisir dampak dari ancaman angin kencang yang kerap melanda kawasan Bangkalan. Terutama sejak transisi peralihan musim kemarau ke musim penghujan.

Minggu (24/11) pagi tadi, petugas yang dinamakan Unit Gerak Cepat Pasukan kuning Badan Lingkungan Hidup (UGC Paskun BLH) Kabupaten Bangkalan melakukan pemangkasan dahan pohon yang tinggi dan kering, mulai dari kawasan jalan Soekarno-Hatta, jalan Akhmad Yani, jalan R.A. Kartini hingga jalan Halim Halim Perdana Kusuma Bangkalan (ring road) Bangkalan. Upaya tersebut juga sekaligus untuk mengamankan kabel jaringan telepon dan listrik dari gangguan dahan pohon.

“Penebangan ini sengaja kami lakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diingini dan bisa membahayakan para pengguna kendaraan roda 4 dan roda 2. Juga untuk mengamankan kabel listrik dan telepon,” ujar Kepala BLH Bangkalan melalui Kabid Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan BLH Bangkalan, Hariadji, Minggu (24/11).

Dia mengemukakan, pemangkasan ranting tinggi dan kering diatas jalan raya kota Bangkalan ini bekerjasama dengan Dinas PU Bina Marga Pengairan Kabupaten Bangkalan.

“Khusus untuk pohon yang mendekati dan sudah menyentuh kabel listrik, kami bekerja sama dengan Dinas PU Bina Marga Pengairan Kabupaten Bangkalan. Terutama bantuan berupa pemakaian kendaraan hidrolis khusus yang biasa dipakai untuk  perbaikan lampu PJU. Agar petugas kami tidak tersengat aliran listrik bertegangan tinggi yang bisa berakibat fatal,” pungkasnya. (yan/krs)

Email Autoresponder indonesia