Sektor Pariwisata Belum Penuhi Target PAD

742 views

Penghasilan Asli Daerah | oleh : Teguh

Maduracorner.com,Sumenep – Sektor pariwisata di Kabupaten Sumenep ternyata belum ada kemauan yang serius dalam penggarapannya. Terbukti kontribusi yang diberikan dari sector pariwisata masih terbilang sangatlah rendah. Indikasinya, kontribusi dari sector Pantai Lombang saja hingga Juni ini masih mencapai kurang lebih sekitar Rp 30.020.000, dari total target retribusi yang ditetapkan dalam APBD sebesar Rp 54.600.000.

Minimnya pendapatan dari retribusi wisata membuat Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep terpaksa akan mengembalikan anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan dan pengembangan pariwisata Sumenep. Diakuinya untuk biaya perawatan dan pengembangan semua pariwisata hanya berkisar kurang lebih Rp 30 jutaan saja.
         
“Memang cukup berat dengan ploting anggaran yang sangat terbatas itu. Untuk itu saya masih mengupayakan untuk mengajukan anggaran tambahan lagi dalam PAK (Perubahan Anggaran keuangan) nantinya. Pasalnya dengan anggaran yang sangat minum itu, piaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mengembangkan sector pariwisata,” terang Febrianto, Kadisbudparpora Sumenep.
         
Pihaknya mengakui bahwa dari retribusi yang ditetapkan dalam APBD 2014 lalu itu, semuanya masih terbilang jauh untuk mencapai target PAD. Seperti pantai Salopeng, retribusi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 54.600.000. sementara hingga bulan ini (Juni), kontribusi yang diberikan dari PAntai Salaopeng tersebut baru mencapai Rp 16.342.000.
         
Untuk itu, Disbuparpora berupaya mencapai nilai kontrak yang ditetapkan dalam APBD 2014 lalu itu. Masing masing untuk pantai Lombang nilai kontrkanya sebesar Rp 33.000.000 selama seminggu yang dipihak-ketigakan jelang momentum lebaran ketupat. Begitu juga dengan nilai kontrak Pantai Salopeng yang dipatok sebesar Rp 33.000.000 selama seminggu.

Sementara dari sector pariwisata lainnya seperti Museum Keraton, hanya mampu memberikan kontribusi sebesar Rp 30.847.000. Sedangkan, total target PAD yang ditetapkan pemerintah mencapai 54.800.000. jika tidak ada perubahan anggaran yang ditetapakn dalam APBD lalu, maka Disbudparpora akan kesulitan mengembangkan sector pariwisata secara signifikan.
         
“Saya baru menjabat di dinas ini. Sementara alokasi anggaran itu sudah diploting sebelum dirinya menjabat sebagai Kadis Budparpora itu. Untuk itu saya akan mengajukan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan nantinya,” terangnya.
Tapi pihaknya  masih optimis untuk memenuhi kontrak kedua pantai itu. pasalnya hal itu nantinya akan dipihak-ketigakan. (Tgh/lam)

Email Autoresponder indonesia