Selain Ditilang, Pelanggar Lalu Lintas di Bangkalan Diceramahi Ustad

Ustad Moh Hori memberikan ceramah betapa pentingnya tertib berlalu lintas ke pada pengendara yang terjaring razia. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan, menggelar razia kendaraan roda dua, dan roda empat dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2018, di Alun-alun Kota Bangkalan, Senin (12/11/2018).

Razia kali ini, agak berbeda dari biasanya. Pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas, dan mendapat surat tilang, tidak langsung menjalani proses sidang ditempat.

Namun, para pelanggar itu harus menghadap seorang ustad untuk mendapatkan pencerahan lebih dahulu. Mereka diberi ceramah tentang betapa pentingnya mematuhi peraturan, dan tertib berlalu lintas.

“Mematuhi peraturan lalu lintas adalah perbuatan yang baik. Berbuat baik, sangat dianjurkan dalam Islam. Mari niatkan setiap apa yang kita lakukan sebagai ibadah, biar berkah,” kata Ustad Moh Hori.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Danu Anindito Putro mengatakan, di hari terakhir Operasi Zebra Semeru 2018 melibatkan Kejaksaan, Pengadilan, Polisi Militer, Dinas Perhubungan (Dishub), dan instansi terkait lainnya.

“Selain mempercepat proses persidangan, kami juga memberikan edukasi dengan menghadirkan seorang ustad untuk memberikan wejangan maupun petuah kepada pelanggar lalu lintas,” ucap Danu.

Menurutnya, hingga hari ke-13 sebanyak 2.197 pengendara roda dua, maupun roda diberi sanksi tilang. Di antaranya, tidak mengunakan helm, melawan arus, pengendara di bawah umur, dan tidak menggunakan safety belt.

“Untuk data pelanggaran hari ke-14 atau hari terakhir belum kami hitung karena operasi masih berlangsung,” imbuhnya.

Danu memaparkan, ada tujuh sasaran prioritas dalam operasi yang dilaksanakan selama 14 hari tersebut. Operasi yang dimulai sejak 30 Oktober-12 November 2018 itu, mengutamakan penegakan hukum bagi setiap pelanggaran lalu lintas.

“Pengendara di bawah umur paling banyak terjaring razia. Pelanggaran rata-rata didominasi kendaraan roda dua,” tandasnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad