Semua Parpol peserta pemilu di Bangkalan telah Menyerahkan Laporan Dana Kampanye

Tak setor laporan dana kampanye terancam didiskualifikasi. I Oleh : Agus Budi

Maduracorner.com, Bangkalan – Kamis tanggal 24 April 2014 merupakan batas akhir penyerahan laporan dana kampanye bagi seluruh parpol peserta pemilu legeslatif maupun calon legelatif, baik calon DPR, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Penyerahan laporan dana kampanye yang memuat data penerimaan dan pengeluaran dana kampanye peserta pemilu legeslatif akan ditunggu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di masing-masing tingkatan hingga kamis 24/4 pukul 18.00 WIB

Sanksi tegas akan diberikan bagi peserta Pileg yang melanggar aturan tentang batas waktu terakhir penyerahan laporan dana kampanye tersebut. Bahkan Parpol pemenang maupun calon yang terpilih bisa didiskualifikasi. Jika tidak menyetorkan laporan akhir dana kampanye.

Ketua Pokja Pelaporan Dana Kampanye, Abd Shomad menjelaskan, berdasarkan PKPU nomor 17/2013 disebutkan pelaporan dana kampanye wajib hukumnya bagi perserta Pemilu Legeslatif dan ada sanksinya.

”Sanksi tegas bagi mereka yang tidak mengindahkan PKPU itu adalah digugurkan kemenangannya,” terang Abd Shomad.

Dijelaskan dia, Parpol maupun calon legislatif baik DPD, DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota telah menyetorkan laporan dana Kampanyenya lebih awal, sebelum batas waktu yang ditentukan. ”Sebelum tanggal 24 April semua parpol sudah menyetorkan laporan dana Kampanyenya,” ungkap Shomad

Pelaporan dana kampanye tahap akhir ini lanjut Shomad, akan diserahkan KPU ke Kantor Akuntan Publik (KAP) selambat-lambatnya tanggal 26 April 2014. Dalam rentang waktu 30 hari ke depan, KAP akan melakukan audit pelaporan tersebut untuk dinilai kebenarannya.

Selanjutnya, hasil audit KAP akan dilaporkan ke KPU serta KPU kabupaten/kota. Khusus untuk DPD RI, KAP melaporkannya ke KPU pusat.
Apabila nantinya ditemukan calon atau partai pemenang yang bermasalah pada laporan dana kampanyenya, maka KPU membuat berita acara untuk diserahkan ke KPU RI. Selanjutnya KPU Pusat yang akan menetapkan keputusannya,”pungkas Somat (gus/shb)

Email Autoresponder indonesia