Setelah Hampir Satu Bulan Tutup, Usaha Tambang Galian C Di Desa Morumbuh Kembali Beroperasi

alat berat untuk mengeruk galian C sudah beroperasi

alat berat untuk mengeruk galian C sudah beroperasi

Bangkalan,Maduracorner.com– Setelah hampir sebulan lebih usaha tambang Galian C  di Desa Morumbuh Kecamatan Kwanyar, yang terletak antara perbatasan Desa Bajeman Kecamatan Tragah dengan Desa Morumbuh Kecamatan Kwanyar dilarang beraktifitas. Sejak seminggu yang lalu ternyata aktifitas pertambangan diizinkan beroperasi seperti biasa.Tapi hanya untuk kebutuhan lokal saja. “Sejak seminggu yang lalu usaha Galian C disini sudah kembali beroperasi karena surat izin usahanya sudah kami kantongi. Tapi penjualannya masih bersifat lokal dan belum diizinkan menjual keluar daerah” ujar salah satu teker atau petugas pencatat keluar masuk pengangkut galian C, pak Eka, Senin, (15/12/2014).

Dijelaskan dia, usaha galian C-nya saat ini belum begitu ramai. Karena setiap harinya hanya mampu menjual galian C. Jenis bedel sekitar 11 rit hingga 16 rit atau truk, dengan harga Rp. 110 ribu/truknya. Sedangkan galian C jenis batu, baru 7 rit terjual dengan  harga Rp.210 ribu/rit. Padahal saat belum di tutup. perharinya bisa menjual galian C sebanyak 70-80 rit/truk. Tak heran jika hasil perharinya saat ini nyaris habis hanya untuk membayar ongkos buruh sebanyak 11 orang @Rp.75 ribu dan ongkos operator eskalator 1 orang Rp.200 ribu/hari. Paling sisa hasil yang dibawa pulang sekitar Rp.100 – Rp.150 ribu. “Untuk sementara, hasil setiap harinya nyaris habis untuk bayar 11 buruh dan 1 operator. Sisanya yang dibawa pulang hanya sekitar Rp.100 ribu – Rp.150 ribu,” pungkas Eka.

Penulis : Aryan
Editor  : Sohib

Email Autoresponder indonesia