Sidak Wagub Jatim Temukan Beras Bansos Berkutu Di Bangkalan

872 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak melakukan kunjungan mendadak ke Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Rabu (4/8/2021). Pasca mengetahui informasi adanya bantuan sosial berupa beras yang ditujukan kepada Kabupaten Bangkalan tidak layak konsumsi.

Oleh sebab itu, Wakil Gubernur Jatim mengecek secara langsung ke gudang Dinsos Bangkalan untuk memastikan informasi yang beredar tentang bantuan dari Kementerian Sosial RI.

“Sudah kita bandingkan dengan bantuan beras lainnya, tadi kita lihat sendiri bahwa kualitas berasnya tidak baik. Tetapi sebenarnya banyak juga program-program bantuan pemerintah yang kualitas berasnya baik. Bantuan beras ini dari Kemensos berwarna kuning dan terdapat kutu beras,” kata Wakil Gubernur Emil Dardak yang didampingi oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan Wibagio Suharta.

Lebih lanjut, Emil menyebutkan, rekanan yang menjadi penyuply bantuan beras PPKM Darurat Kemensos RI itu bernama PT. Bina Abadi Perkasa yang beralamatkan di Bratang Binangun No. 17 Surabaya. Bantuan beras sebanyak 3.000 paket 5 kiloan itu dikirim pada hari selasa, 03 Agustus 2021 kemarin. 

Emil menyampaikan, temuan bantuan beras tidak layak konsumsi juga terjadi di Kabupaten Jember dan Kediri dengan pengirim yang sama yakni PT Bina Abadi Perkasa. “Tapi kita pastikan dulu, kita cek dulu posisi PT ini sebagai pengirim atau sebagai produsen,” ungkapnya. 

Menurut Emil, permasalahan ini merupakan hal yang harus diatasi bersama. Peran dari pemerintah daerah merupakan hal yang sangat penting dalam membantu pengawalan program yang datang dari Pemerintah Pusat.

“Ini kerja bersama, Kemensos ngurusi seluruh Indonesia dan Kemensos pun akan seneng tau ada temuan ini yang kita temukan karena pemda memang diminta Kemensos untuk turut mengawal penyaluran bansos. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah penting, jadi mohon di maklumi bahwa pemerintah daerah harus bisa membantu Kemensos mengawal program ini,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, Kabupaten Bangkalan menerima jatah bantuan beras PPKM Darurat Kemensos sebanyak 3.000 paket dengan kemasan 5 Kg. 

Bantuan beras tersebut, menurutnya, belum didistribusikan kepada masyarakat lantaran pihaknya mengetahui bahwa kualitas beras tidak layak dikonsumsi.

“Belum didistribusikan, sama Pak Wagub suruh simpan dulu sambil menun7ggu ganti yang lebih baik,” pungkasnya. (Ris/ari)

banner 468x60)

Posting Terkait

Email Autoresponder indonesia