Sikapi Maraknya Wartawan Abal-Abal PWI Cabang Bangkalan jalin Kerjasama Dengan Disdik

Pengurus PWI  Bangkalan Jadi Tamu Kehormatan Dalam MKKS SMPN  | oleh : A.Shohib.

pengurus PWI cabang Bangkalan saat menjadi pembicara dalam acara MKKS SMP-foto : ist/MC.com

pengurus PWI cabang Bangkalan saat menjadi pembicara dalam acara MKKS SMP-foto : ist/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan- banyaknya Wartawan dari abal-abal yang blusukan ke sekolah-sekolah menjadi perhatian serius Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Bangkalan. Kamis (19/12) PWI cabang Bangkalan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk memberikan pencerahan kepada para Kepala Sekolah SMP se Kabupaten Bangkalan.

Dalam acara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se Bangkalan, yang di tempatkan di SMPN 4 Kamal itu menjadi ajang curhat para kepala sekolah yang sering kedatangan wartawan abal-abal tersebut. Dalam acara itu  hadir ketua PWI Bangkalan, Moh. Amin, SA.g, (wartawan Duta Masyarakat) dan Seksi Hubungan Antar Lembaga, Miftahol. Se. (Reporter RRI).

“Kami sengaja bekerja sama dengan PWI Bangkalan untuk memberikan transformasi ilmu kepada para kepala Sekolah yang kadang kala sering mengeluh dengan kedatangan para wartawan dari luar daerah, kadang mengaku dari 1 media namun yang datang 3 sampai 4 orang,” kata ketua MKKS SMP Negeri Bangkalan, Edy Hariyadi, yang juga Kasek SMPN 2 Bangkalan.

Sementara itu, Ketua PWI Bangkalan, Moh Amin, dihadapan puluhan Kepala Sekolah menyampaikan, apabila ada Kepala sekolah yang sering kedatangan tamu wartawan khususnya dari luar Bangkalan untuk diterima baik-baik. Namun, apabila mengkonfirmasi sesuatu untuk ditanya terlebih dahulu medianya dan wilayah tugasnya.

“Karena setiap media yang profesional wartawannya ada di Kabupaten/kota untuk melakukan peliputan dan kami tidak mengharuskan menolak namun ditemui baik-baik dan jangan sampai takut,” ujarnya.

Menurut Amin, tidak jarang profesi wartawan belakangan ini sering disalah gunakan oleh para oknum. Lebih parahnya sampai melakukan pemerasan. “Jadi kami sebagai ketua PWI Bangkalan menegaskan untuk tidak takut kepada wartawan. Sebab, wartawan yang sebenarnya bertugas mengkonfirmasi data dan berimbang dalam pemberitaan, apabila ada Oknum yang sampai melakukan pemerasan bisa dilaporkan ke polisi, karena wartawan tidak kebal hukum,” pungkasnya. (shb)

Email Autoresponder indonesia