Soroti Aparat Desa yang Tak Aktif

531 views

image

Sumenep, maduraacorner.com- LSM Buser datangi balai Desa Jate Giligenting Kecamatan Giligenting, Sumenep menindak lanjuti hasil musyawarah terkait pemberhentian aparat desa dan anggota BPD yang selama ini  tidak aktif selama enam bulan.

Menurut Panji Agira selaku Ketua LSM-Buser kecamatan Giligenting saat pihaknya mendatangi kantor balai desa, ternyata pihak kepala desa tidak ada di balai desa tersebut. Namun dirinyaa tetap mengecam dan mengancam akan melaporkan hal tersebut.

“Padahal saya ke balai desa pada saat jam aktif kantor. Ternyata pihak kepala desa tidak ada di kantor, yang ada hanya sekdesnya. Tetapi saya akan tetap akan menindak lanjuti hal ini kepada kades,” ujarnya.

Menurut Panji sapaan akrapnya secara aturan yang tertuang dalam undang-undang kalau ada salah satu aparat desa tidak aktif selama 60 hari melanggar sumpah jabatan.

“Saya sangat menyayangkan, karena tidak ada tindakan dari kepala desa. Termasuk juga kepada pihak BPD, dan tidak pernah ada kontrol. Lebih mirisnya lagi jadwal ngantorpun anggota BDP tidak ada,” uangkap Panji.

“Ada dua orang, dari aparat desa satu orang dan satu orang dari pihak BPD yang tidak aktif lebih dari 6 bulan,” tabahnya.

Pihak Kades yaitu Abd Rahem di Desa Jate Giligenting saat dihubungi
melalui telepon selulernya mengaku akan menindak lanjuti masukan dari teman-teman LSM Buser.

“Terima kasih atas masukannya, dan akan tetap kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Sementara Molyadi selaku Ketua BPD Desa Jate Giligenting juga menyampaikan berterimakasih atas masukan dan akan lebih introspeksi di internal anggota BPD.

” Akan kami introspeksi terhadap jajaran anggota kami, dan terima kasih atas masukannya,” ujarnya.                     

Penulis : Ari.                                              Editor : Gebril Altsaqib