Sudah Ditertibkan, PKL Tetap Mokong

722 views
PKL depan pasar Srimangunan Sampang merusak pemandangan kota-foto: Nur Sofia/MC.com

PKL depan pasar Srimangunan Sampang merusak pemandangan kota-foto: Nur Sofia/MC.com

Bikin Srimangunan Kumuh I Oleh : Nur Sofia

Maduracorner.com,Sampang – Meski sudah di lakukan penertiban berkali – kali oleh petugas Satpol PP Kabupaten Sampang, namun pedagang kali lima (PKL) yang berjualan depan pasar Srimangunan di Jalan Wahid Hasyim Sampang, terkesan mokong dan cendrung kurang menjaga kebersihan.

Selain menimbulkan pemandangan kurang indah, deretan gerobak PKL  juga terkesan semerawut kurang tertata, apalagi para PKL tidak hanya berjualan makanan dan minuman, namun beberapa PKL juga ada yang menjual anak ayam yang digelar di sela Рsela gerobak PKL yang menjual makanan.

“Gak taulah, tambah semrawut aja, didepan pasar srimangunan kok kayak pasar hewan, trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki malah di penuhi PKL” kata Ibu Lusi salah seorang warga kemuning Sampang yang berbelanja di pasar Srimangunan Sampang (11/03)

Kekesalan terhadap keberadaan PKL tidak hanya di rasakan oleh pengunjung pasar, tetapi juga oleh pengguna jalan, karena keberadaan pedangan kaki lima di depan pasar Srimangunan tersebut kerap menimbulkan masalah seperti kemacetan.

Sebagai jalan provinsi penghubung antar kabupaten di pulau Madura yang selalu ramai oleh kendaraan, pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraannya apabila melintas di depan pasar Srimangunan itu, karena harus berbagi jalan dengan kendaraan lainnya, hal itu disebabkan karena jalan menyempit karena bahu jalan di penuhi oleh gerobak PKL, dan kemacetan akan semakin parah dengan lalu lalang warga yang masuk maupun keluar dari pasar.

“Pemandangan indah di Kota Sampang ini sangat minim dan akan hilang akibat menjamurnya para PKL, Jalan raya yang seharusnya bebas PKL malah di penuhi PKL, Seharusnya Petugas Satpol PP lebih serius menangani PKL ini ” terang seorang pengguna jalan Zainal Abidin warga Teben Sampang.(fia/shb )

Email Autoresponder indonesia