Suka Berteriak Kotor, Penjual Petis Ini Membuat Resah Pembeli di Pasar KLD Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – Para pengunjung dan pembeli pasar Ki Lemah Duwur (KLD) kota Bangkalan cukup terganggu dengan tingkah polah seorang penjual petis di pasar ini. Pedagang perempuan tersebut bernama Daiyah (40) warga Desa Bantian Kecamatan Arosbaya.

Keresahan pembeli di pasar dikarenakan Daiyah sering berteriak-teriak dengan bahasa kotor. Diduga, ia Menderita setres berat. Maka tak urung, banyak pengunjung yang hendak membeli petis di lapaknya menjadi takut dan memilih membeli ditempat lain

“Nyaris setahun ini, Daiyah menderita stress berat. Setiap saat selalu berteriak – teriak dengan bahasa kotor,”terang salah satu penjual daging sapi, Maemunah kepada maduracorner.com, Jum’at (4/3/2016).

Maemunah sendiri mengaku risih. Apalagi, tempat berjualannya berhadap-hadapan langsung dengan lapak milik Daiyah. Ia menjelaskan, sebelum menderita setres berat seperti sekarang ini, Daiyah sempat menderita penyalit vertigo berkepanjangan dan tak kunjung sembuh. Akhirnya dia menjadi setres. Bahkan tak jarang pula sering nyanyi – nyanyi sambil menangis.

“Kami merasa kasihan juga sama dia pak. Kalau stresnya lagi kumat, seharian terus berteriak- teriak, ngomel-ngomel dan nyanyi. Langganan kami banyak yang takut dan menghindar. Akibatnya jualan kami juga ikutan sepi,”keluh Maimaunah.  (yan/mad)

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia