Surat Protes PMU Tidak Mendapat Tanggapan Positif Dari PSSI

image

Bangkalan, maduracorner.com – Langkah manajemen tim Persepam Madura United (PMU) memprotes pelanggaran Perseru Serui tampaknya masih gelap. Surat protes resmi yang dilayangkan manajer PMU Achsanul Qasasi (AQ) belum juga menemukan titik terang. Malah sempat beredar kabar santer akan digelarnya laga play off antara PMU dengan peringkat 3 divisi utama. Pemenang laga ini akan berkompetisi di ISL musim 2015 mendatang.
 
Tapi kabar ini buru-buru dibantah oleh pihak manajemen tim PMU. Bahkan secara tegas, AQ menegaskan pihaknya masih terus mengupayakan agar surat protes mereka pada PSSI bisa membuah hasil positif bagi PMU. Namun sayang, hasil dari surat protes tersebut belum menunjukkan tanda-tanda  hingga saat ini.

Disisi lain, PSSI tampak menanggapi dingin surat protes tersebut. Hal ini tercermin dari komentar CEO PT Liga Indonesia Djoko Driyono pada awak media. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI tersebut, adanya indikasi pelanggaran berat yang dilakukan sebagaimana isi surat protes manajemen PMU, tidak akan mengubah apapun. Termasuk hasil atau posisi klasemen kompetisi ISL 2014.

“Semua hasil pada babak regular lalu tidak akan berubah. Itu sudah valid”,tegas laki-laki berkacamata yang tetap langgeng duduk di kepengurusan PSSI sejak jaman Nurdin Khalid tersebut.

Disisi lain, belum ada konfirmasi resmi terkait hal ini dari pihak manajemen PMU. Mereka tampaknya juga masih menunggu etiket baik kepengurusan PSSI. “Sederhana saja, mas. Kami hanya ingin laporan atau protes kami ditindak lanjuti secara cepat dan tepat. Karena ini juga berkaitan dengan penegakan aturan liga yang semestinya ditaati semua pihak”,ujar salah seorang manejemen tim PMU yang menolak disebutkan namanya.

Maka dengan penegasan Djoko Driyono ini, tampaknya makin kecil peluang PMU bertahan di ISL musim 2015 mendatang. Padahal, jika surat protes PMU mendapat tanggapan positif dan dilakukan investigasi terhadap pelanggaran Perseru, PMU berpotensi besar tetap bertahan di ISL.
 
Karena pelanggaran aturan liga yang ditabrak Perseru, bisa membuat klub asal Papua tersebut mendapat pengurangan poin. Jika ini terjadi, maka PMU bisa selamat. Sedangkan Perseru otomatis yang degradasi ke divisi utama.

 
Penulis: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia