Surat Suara Tercoblos, KPU Sumenep Harus Lakukan PSU di TPS 3 Masalembu

Ketua KPU Sumenep, Abd Waris. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Setelah menerima rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dari Bawaslu Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis 18 april 2019 malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten setempat, segera melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 3 Desa Masalima Kecamatan Masalembu.

Saat ini KPU Sumenep, tengah menyiapkan logistik. Sebab PSU akan dilakukan sebelum H-Plus 10.

PSU harus dilakukan oleh KPU Sumenep sesuai rekomendasi dari bawaslu terkait adanya kecurangan puluhan surat suara tercoblos di TPS 3 Desa Masalima Kecamatan Masalembu.

“Kami telah menerima rekomendasi PSU dari bawaslu sumenep tadi malam,” kata Abd Waris, Ketua KPU Sumenep, Jum’at (19/04/2019).

Menurutnya, saat ini pihaknya telah berikirim surat ke KPU Provinsi terkait rekomendasi dari bawaslu Sumenep, bahwa dalam isi rekomendasi Bawaslu Sumenep itu merekomendasi PSU di TPS 3 Desa masalima karena ditemukan kerucangan surat suara tercoblos yang diduga dilakukan oleh oknum KPPS setempat.

Surat suara yang tercoblos yaitu, masing-masing surat suara untuk DPRD Kabupaten 69 surat suara, DPRD Provinsi 68 surat suara, DPR RI 59 surat suara. Ketiganya berasal dari PDI Perjuangan, sementara untuk Calon Presiden dan Wakil Presiden yang tercoblos paslon 01 Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin sebanyak 70 surat suara.

Atas rekomendasi itu, kata Warist, KPU Sumenep merencanakan melaksanakan PSU pada H plus 6 atau 7, atau sebelum H plus 10 seperti yang diatur dalam perundangan KPU.

“Kita merencanakan PSU pada H plus 6 atau 7,” terang waris.

Adapun Jumlah Daftar pemilih tetap di TPS 3 Desa masalima Masalembu sebanyak 212 DPT, “saat ini kami telah berkoordinasi dengan KPU Provinsi untuk menyiapkan logistik surat suara,”paparnya.

Pulau Masalembu adalah satu Pulau terjauh di wilayah Kabupaten Sumenep, jarak tempuh ke Pulau Masalembu menggunakan jalur laut sekitar 18 jam menggunakan kapal regular yaitu kapal fery dari daratan Sumenep atau dari Surabaya. (*)

Penulis: Sai

Editor: Ahmad