Syafiuddin Asmoro Serahkan Buku Tabungan BSPS Kepada Warga Bangkalan

Bangkalan, Maduracorner.com, Anggota Komisi V DPR RI Dapil XI Madura dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Syafiuddin Asmoro menyalurkan aspirasi untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) warga Bangkalan, melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal tersebut ditandai dengan serahterima buku tabungan penyaluran BSPS kepada penerima manfaat.

Syafiuddin menyerahkan secara simbolis Buku Tabungan kepada Warga Bangkalan. “Ini adalah aspirasi untuk warga Bangkalan berupa program BSPS,” kata dia.

Politisi PKB ini pun bersyukur untuk APBN Tahun Anggaran (TA) 2020 dirinya bisa membawa 1.320 unit. Namun, dari 1.320 penerima program BSPS di Bangkalan, hanya sekitar 900 yang memenuhi syarat.

“Nantinya, penerima bantuan itu yang rumahnya tidak layak huni, dibantu sebesar Rp17,5 juta per unit,” ungkapnya.

Sebagai wakil rakyat yang ada di Komisi V DPR RI dengan mitranya Kementerian PUPR, Syafiuddin mengaku, akan terus mendorong pemerintah agar meningkatkan ploting anggaran untuk program BSPS khususnya di kabupaten Bangkalan.

“Karena itu kami mendorong kementerian PUPR agar merealisasikan program ini, karena memang PUPR adalah mitra kerja kami di komisi V,” ujarnya.

Namun, sambung Syafiuddin, program BSPS ini merupakan untuk memenuhi salah satu kebutuhan primer, yakni kebutuhan papan atau rumah. Sebab, jika sudah memiliki rumah yang nyaman, akan membawa dampak positif untuk keluarga tersebut.

“Program BSPS itu sangat penting, karena masih banyak masyarakat terutama di desa yang rumahnya tidak layak huni, mudah-mudahan ini menjadi pintu bagi masyarakat Bangkalan keluar dari kemiskinan,” ungkap pria asal Kecamatan Tanah Merah itu.

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, program BSPS merupakan salah satu bagian dari bentuk visi-misinya dalam kampanye saat pencalonan. Ia selalu melakukan upaya-upaya untuk peningkatan semua sektor, baik menggunakan APBD Kabupaten, Provinsi maupun APBN.

“Jadi, ditengah pandemi ini, sekecil apapun peluangnya kita manfaatkan dan kita jemput bola berkoordinasi dengan Kementerian dan anggota DPR RI dari Madura khususnya Bangkalan,” kata Ra Latif.

Mantan ketua DPRD Bangkalan itu mengatakan, sangat bersyukur karena memiliki anggota DPR RI dari Bangkalan yang bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, sehingga dengan begitu, informasi-informasi untuk percepatan pembangunan bisa dimaksimalkan.

Selain itu, Ra Latif juga mengatakan, hingga saat ini jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Bangkalan mencapai 118.878 rumah. Sementara yang menerima bantuan hari ini hanya sebanyak 1.320.

“Mudah-mudahan anggaran yang sudah masuk ke tabungan masing-masing penerima ini dimanfaatkan sebagaimana mestinya, tidak untuk yang lain,” pungkasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia