Tak Ada Pelabuhan Ternak, Sapi Diterjunkan ke Laut

1491 views

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Tidak memiliki pelabuhan khusus ternak, pengiriman sapi dari Kepulauan Sumenep, diterjunkan ke laut di dermaga Kecamatan Dungkek Kabupaten Setempat, Sabtu (11/8/2018).

Puluhan sapi yang diterjunkan ke laut berasal dari pulau Sepudi Kabupaten Sumenep, diangkut menggunakan perahu. Setibanya di dermaga Dungkek puluhan sapi ini diterjunkan ke laut lalu berenang sambil ditarik ke bibir pantai.

Berhubung hingga saat belum ada pelabuhan khusus ternak di sumenep. Puluhan sapi ini hendak di pasarkan ke daratan menjelang hari raya idul qurban.

Salah seorang warga Puluan Sepudi Masawi (50) megatakan aktivitas bongkar hewan ternak sapi di tengah laut biasa dilakukan kerena tidak memiliki pelabuhan khusus ternak di pelabuhan Dungkek.

“Selain pelabuhan fasilitas kapal khusus ternak tidak ada, sehingga pengiriman sapi menggunakan perahu rakyat dari Pulau Sepudi ke Pelabuhan Dungkek,” Ujarnya, Sabtu (11/8/2018).

Kata Masawi, jarak tempuh perjalanan menggunakan perahu rakyat sekitar tiga jam dari pelabuhan Sepudi meuju dermaga Dungkek. Sedangkan pengiriman sapi dari pulau Sepudi ke daratan dua hingga tiga kali per-minggu.

“Satu perahu sekali kirim berisi sebanyak 50 sapi, dan beberapa pemiliknya,” terangnya.

Diceritakan, bongkar sapi dilakukan di tengah laut dengan cara dilempar ke air, kemudian sapi dipaksa berenang untuk mencapai daratan. Cara tersebut dinilai efektif meski mempunyai dampak sapi mengalami pingsan, atau lemas saat di darat.

Dia berharap pemerintah membuat pelabuhan khusus ternak, sehingga tidak kesulitan untuk menurunkan sapi dari atas perahu.

“Kalau ada pelabuhan enak mas, dan tidak berisiko kepada kondisi sapi karena langsung di darat,” jelasnya.

Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi menyatakan, untuk mengatasi permasalahan itu, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Kementrian Perhubungan (Kemenhub), bahkan sudah bertemu dengan Dirjen Kelautan membicarakan jalur kapal khusus ternak melalui Pulau Sepudi Sumenep.

“Karena Sepudi mengirim Sapi ke Kalimatan, Situbondo, jadi sudah kami sampaikan kepada kementrian,” paparnya.

Disebutkan saat sekarang Kemenhub membuat kapal khusus ternak sebanyak enam kapal diprediksi kapal selesai tahun ini.

“Kemungkinan pengoperasiannya tahun mendatang,” tandasnya. (*)

Penulis: Sai

Editor: Ahmad

Email Autoresponder indonesia