Tak Di Anggarkan, Sejumlah OPD Berpartisipasi Salurkan Bantuan Hewan Qurban

Maduracorner.com, Bangkalan, – Hewan qurban sebanyak 10 ekor sapi dan 11 Kambing akan disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan kepada beberapa Pondok Pesantren dan Masjid di Kabupaten Bangkalan, Sabtu, (10/8/2019).

Sejumlah hewan qurban tersebut merupakan partisipasi Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron dan partisipasi dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Bank Jatim cabang Bangkalan.

“Dana penyaluran hewan qurban itu, tidak masuk dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), ini semua hasil partisipasi dari beberapa OPD salah satunya Dinkes 1, Disdik 2, PDAM 1, Disdag 1 dan RS syamrabu 1, selebihnya partisipasi Bupati,” kata Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Andang Pratama, Sabtu, (10/8/2019).

Menurutnya, hewan Qurban tersebut, rencananya akan distribusikan kesejumlah masjid dan Pondok Pesantren di Bangkalan. Pasca selesai dilakukan pengecekan kesehatan dan diberi lebel sehat oleh Dinas Peternakan.

“Salah satunya Masjid Agung, Masjid Syaikhona Kholil namun untuk semua kambing akan di distribusikan ke pondok pesantren dan 1 sapi ekor akan disembelih di pendopo untuk dibagikan kepada pasukan kuning dan cleaning service,” ujanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan Ahmad Hafid mengatakan, hasil pengecekan tim kesehatan hewan qurban hanya terdapat 1 ekor sapi yang kurang sehat dan hewan lainnya sudah ditandai lebel sehat.

Dijelaskan Hafidz, hewan yang sakit itu memang di rekomendasikan untuk tidak dijadikan qurban. Kecuali sudah dilakukan pengobatan oleh tim pemantau kesehatan hewan dan hewan itu kembali sehat.

“Proses pengobatan itu bisa dilakukan dalam dua cara yakni bisa dilakukan dengan tindakan medis atau dengan herbal seperti diberi jamu dan sebagainya,” terangnya.

Ia juga mengatakan hewan qurban yang tidak sehat dan sudah dilaksanakan pengobatan namun belum bisa sembuh, pihaknya menyarankan tidak boleh di eksekusi, lebih baik itu ditangguhkan karna apabila dikonsumsi itu tidak aman dan tidak baik untuk di konsumsi.

“Hewan qurban di pendopo hanya ada 1 yang sakit namun sama petugas tim pemantau kesehatan hewan sudah diatasi,” pungkasnya (tkn)

Email Autoresponder indonesia