Tak Memberikan Efek Jera, Pelaku Penyerangan Wartawan Hanya Dituntut 3 Bulan

image

Pamekasan, Maduracorner.com –  Penegakan hukum terhadap lima terdakwa penyerangan wartawan tampaknya tidak akan memberikan efek jera. Pasalnya kelima terdakwa hanya dituntut ringan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam sidang lanjutan yang digelar Pengadilan Negeri Pamekasan, lima terdakwa penyerangan wartawan masing-masing Moh. Yasin, Turmudzi, Sukari, Erfan dan Abdussalam hanya dituntut 3 bulan penjara.

Tuntutan itu sangat jauh dari ancaman 2,8 tahun penjara sesuai pasal 335 dan 335 KUHP . JPU Moh. Syafii beralasan bahwa pelaku menyesali perbuatannya yang dianggapnya meringankan bagi terdakwa.

“Memang ancamannya dua tahun delapan bulan, tapi kita itu kan manusia,” kilahnya.

Padahal dalam persidangan, pelaku kerap membantah keterangan saksi dan enggan mengakui perbuatannya. Bahkan pelaku kerap mengancam wartawan harian yang melakukan tugas jurnalistik di PN Pamekasan.

Sayangnya, Syafii tetap bersikukuh mengatakan bahwa pelaku menyesali perbuatannya. Dia juga tidak mempersoalkan bantahan dan ancaman yang kerap dikeluarkan terdakwa.

Andree Havid, selaku korban mempertanyakan pertimbangan JPU yang mengatakan bahwa pelaku menyesali perbuatannya karena selama ini pelaku selalu mengancam wartawan harian sebelum atau sesudah sidang.

“Lama tidaknya tuntutan memang kewenangannya jaksa penuntut umum, cuman alasan pertimbangan yang membuat tuntutan itu yang tidak bisa kami terima,” pungkasnya.

Penulis : Fatahillah Kamali.           Editor : Gebril Altsaqib

Email Autoresponder indonesia