Tanggulangi Gizi Buruk Pemrop Jatim Programkan 10 ribu Posyandu

 

tampak Sekdaprop Jatim, Rasiyo saat menyerahkan bantuan secara simbolis. foto : min / mc.com

Sekdaprop Jatim, Rasiyo saat menyerahkan bantuan secara simbolis. foto : min / mc.com

Maduracorner.com,Bangkalan- untuk menanggulangi masalah gizi buruk di Jawa Timur,
pemerintah Jatim memprogramkan pembangunan 10 ribu posyandu yang disebar di
kabupaten dan kota. “Program ini tidak akan berjalan kalau tidak ada gayung
bersambut dari pemerintah daerah serta para Kepala desa,” terang Sekdaprop Jatim,
Rasio dalam acara monitoring dan pembinaan penanggulangan gizi buruk tim penggerak
PKK Jatim, di pendopo agung kabupaten Bangkalan, Senin (15/10).

Dijelaskan Rasio, dalam penanganan masalah gizi buruk ini merupakan wewenang Bupati
selaku kepala daerah. “Pak Gubernur itu hanya memberikan supporting saja, namun
tetap menjadi tangung jawab bupati  dengan dibantu tim penggerak PKK,” tukasnya.

Sebab kata Rasio, tim penggerak PKK ini tidak mengenal otonomi daerah, sejak dulu
sebelum adanya otonomi daerah, tim penggerak PKK ini sudah ada mulai dari tingkat
propinsi, kabupaten hingga tingkat desa. “Dalam tim penggerak PKK ini ada kelompok
Dasawisma, optimalkan peran dasawisa ini dalam rangka penanganan gizi buruk,” turu
Rasio.

Sebab lanjut Rasio, persoalan yang menyebabkan terjadinya gizi buruk pada balita
ini disebabkan banyak faktor, dinataranya faktor SDM ibu balita yang tidak paham
soal pola asuh orang tua. “Makanya dalam penananggulangan gizi buruk ini para para
Kades harus di optimalkan,” paparnya. 

Sementara itu Ketua tim Penggerak PKK kabupaten Bangkalan, Hj Masnuri Fuad
menjelaskan, dalam upaya penaggulangan gizi buruk dikabupaten Bangkalan, berbagai
upaya telah dilakukan antara lain; revitalisasi posyandu, peningkatkan kualitas
kader pada 1126 posyandu yang tersebar di seluruh pe;osok desa, pembentukan pos
gizi di desa siaga dan pemberian makanan tambahan. 

Dalam monitoring dan pembinaan penanggulangan gizi buruk tim penggerak PKK Jatim di
kabupaten Bangkalan mengunjungi Balita penderita gizi buruk yaitu Zahra Putra
Cahyono umur 9 bulan warga kelurahan Kemayoran dan Wilda Agustina umur 37 bulan
warga desa Martajesah kecamatan kota Bangkalan.

Selain itu, Sekdaprop, Rasio juga memberikan bantuan beras kepada masyarakat dan
alat timbang kepada petugas posyandu. (min)