Temui Bupati Bangkalan, Seniman Dangdut Minta Diizinkan Manggung

Bangkalan, Maduracorner.com, Pandemi covid-19  sangat berdampak kepada seluruh elemen masyarakat terutama para pelaku musik hiburan. Sudah selama 5 bulan ini, mereka para pengusaha orkes, musisi dangdut, Sound system dan para pekerja seni di Kabupaten Bangkalan ini tidak lagi bisa mengais rejeki dari usahanya tersebut.

Pengurus Persatuan Seniman dan Pelaku Seni Bangkalan (Persaba) mendatangi Bupati Bangkalan untuk meminta kebijakan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, untuk membuka kembali larangan penyelenggaraan tasyakuran dengan hiburan musik.

Ketua Persaba Korwil Bangkalan, Maya Ratu Akik, menyampaikan, tujuan dari audensi tersebut meminta kebijakan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, untuk membuka kembali larangan penyelenggaraan tasyakuran dengan hiburan musik. “Agar perekonomian kami kembali hidup, seperti era sebelum masa corona,”ujarnya saat aundiensi di ruang Rapat Pendopo Bupati Bangkalan, Rabu, (29/7/20).

Ia juga menuturkan, kurang lebih lima bulan terakhir tidak melakukan manggung akibat virus corona. Namun, melihat kondisi yang sudah mulai membaik, mereka meminta kelonggaran segera diberi ijin di kabupaten Bangkalan.

“Kami lapar pak, 5 bulan lamanya kami tidak mendapat job, anak istri butuh makan,” ujarnya.

Selain itu dia mengaku, Pernah mengadu ke komisi D DPRD Bangkalan, namun kata Maya, hingga saat ini tindak lanjutnya belum ada.

Tak hanya itu, lanjut dia, Kami siap mengikuti protokol kesehatan, yang terpenting pihaknya diberi ijin keramaian agar bisa kembali mencari nafkah untuk keluarganya.

“Kami mohon pak, kami mengemis kepada Bapak Bupati Bangkalan, untuk memberi ijin kepada kami. Apa bila kami tidak mengikuti protokol kesehatan, kami siap dibubarkan pada saat itu juga,” imbuhnya

Sementara itu, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan, Surat Edaran (SE) tanggap darurat di Kabupaten Bangkalan akan selesai pada tanggal 11 Agustus mendatang.

“Kami persilahkan untuk melaksanakan kegiatan tentunya dengan menggunakan protokol yang ketat dan alhamdulillah mereka menyanggupi, apabila tidak mengkuti protokol kesehatan siap dibubarkan,” tegas Ra Latif.

Selain itu, Ra Latif mengajak kepada pelaku seni untuk menjaga komitmen bersama, untuk mengikuti protokol kesehatan agar dampak virus ini tidak meluas lagi.

“Itu harapan kami dan kegiatan-kegiatan ekonomi beriringan dengan pencegahan penyebaran virus corona ini,” pungkasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia