Terdakwa Kasus Korupsi Pasar Pragaan Sebut Keterlibatan Pihak Lain di Persidangan

Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadad. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Terdakwa Kasus korupsi proyek pasar Pragaan, Baburrahman menyebut nama pihak lain dalam pelaksanaan proyek pasar Pragaan Sumenep dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Kamis 7 Februari 2019.

Dalam keterangannya di persidangan Baburrahman menyebut nama Zainurrahman yang juga mengerjakan pekerjaan proyek senilai Rp 2,4 miliar itu.

“Nama Zainur Rahman disebut oleh terdakwa Baburrahman saat diminta menanggapi keterangan saksi oleh Hakim,” kata Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Herpin Hadad, Selasa (12/2/2019).

Terkait hal tersebut, lanjut Herpin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana akan memanggil Zainur Rahman untuk memberikan kesaksian di sidang berikutnya yang dijadwalkan pada Kamis, 14 Februari 2019 mendatang.

Rencana pemanggilan terhadap saksi ini, menurut Herpin untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus yang merugikan uang negara hingga Rp 676 juta lebih itu.

“Rencana pemanggilan Zainur Rahman supaya kasus renovasi pasar Pragaan menjadi terang benderang. Siapa saja yang memperkaya diri sendiri dan menikmati uang dalam proyek pasar Pragaan,” ucapnya.

Untuk diketahui, pasar Pragaan dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2014 senilai Rp 2,4 miliar. Dalam proyek tersebut, Baburrahman bertindak sebagai kontraktor pelaksana proyek. Sementara Koko Andriyanto sebagai konsultan pengawas.

Pengerjaan proyek tersebut dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis dan volume. Juga rencana anggaran biaya (RAB) yang tercantum dalam kontrak. Sehingga menyebabkan kerugian negara hingga Rp 676 juta lebih. (*)

Penulis: Sai

Editor: Ahmad