Terkait Caleg, Hanura Bangkalan Tolak Beli Kucing Dalam Karung


Pencalegan Hanura Bangkalan | Oleh Mamad el Shaaraway

logo partai hanura

logo partai hanura

maduracorner.com, Bangkalan – Partai Hanura DPC Kabupaten Bangkalan Madura melakukan upaya selektif terhadap para calon legislatifnya. Hal ini terlihat dari proses fit and proper test yang dilakukan terhadap mereka yang mendaftar lewat partai tersebut, khusus caleg DPRD kabupaten. Bahkan hingga jumat petang (05/04), uji kelayakan caleg Hanura ini masih dilakukan karena banyaknya yang mendaftar.

“Hingga jumat petang ini, sudah 40 lebih caleg yang menjalani fit and proper test. Jika tidak bisa selesai sampai malam, terpaksa kami teruskan besok pagi”,terang Ketua DPC Partai Hanura Bangkalan, Umar Farouq Al Koumy. Laki-laki yang juga anggota Komisi C DPRD Bangkalan tersebut menambahkan, terdapat sekitar 60 caleg yang mendaftar lewat partainya.

Materi uji kelayakan ini meliputi tiga hal, yakni motivasi menjadi caleg, kesiapan menghadapi persaingan saat pemilu nanti serta loyalitas terhadap partai setelah terpilih nantinya. “Namun juga yang terpenting selain tiga hal tersebut adalah kesediaan mereka mengemban amanat partai yakni membangun masyarakat ke arah yang lebih baik”,tegas Farouq Al Koumy saat ditemui di sela-sela proses fit and proper test kader Partai Hanura.

Tingginya animo masyarakat yang mendaftar, mengharuskan pengurus DPC Partai Hanura Bangkalan selektif. Bahkan, lewat ajang fit and proper test ini sangat dimungkinkan ada caleg yang gugur atau tidak lolos. “Caleg kita memang overload. Terutama di daerah pemilihan (dapil) favorit. Semisal di dapil VI, kuota kursi hanya 8. Tapi yang mendaftar ada 11 orang”,ungkap Farouq.

Ia juga menegaskan, uji kelayakan para caleg ini harus dilakukan. Selain karena amanat dan kewajiban dari partai, juga agar Hanura tidak salah memilih calon legislatifnya. “Ini penting agar kita (partai Hanura) tidak membeli kucing dalam karung”,pungkas Farouq. (mad)

Email Autoresponder indonesia