Terkait Insiden Pemukulan Polisi Terhadap Mahasiswa, Kapolres Bangkalan Meminta Maaf

image

Salah Satu Mahasiswa UTM Bangkalan Yang Menjadi Korban Pemukulan Polisi

Bangkalan, Maduracorner.com – Kapolres Bangkalan, AKBP Windiyanto Pratomo akhirnya meminta maaf. Hal ini terkait insiden bentrok dan peristiwa pemukulan yang dilakukan anak buahnya terhadap mahasiswa saat melakukan aksi pemblokiran pertigaan Jalan Halim Perdana kemarin. “Kami minta maaf atas kejadian kemarin. Kami harap bisa saling memahami situasi,”ujar Kapolres Bangkalan, AKBP Windiyanto Pratomo, jum’at (13/11/2015).

Mantan Kapolresta Batu ini berharap, permohonan maaf tersebut bisa diterima oleh Aliansi Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan tidak memperpanjang permasalahan tersebut. “Sebenarnya itu hanya kesalahpahaman saat di lapangan,”imbuh Windiyanto.

Ia juga menambahkan, jika memang mahasiswa tidak bisa menerima permohonan maaf tersebut dan melanjutkan keranah hukum, pihaknya tidak mempermasalahkan selama memiliki bukti yang kuat. “Tentunya kami siap menindak lanjuti. Tapi kalau bisa kita selesaikan secara kekeluargaan saja,”harapnya.

Sementara itu, Abdus Salam salah satu aktivis UTM yang juga jadi korban pemukulan, tetap bersikukuh akan menempuh jalur hukum terkait sikap premanisme aparat kepolisian. “Tidak ada permohonan maaf, kasus pemukulan tetap kita laporkan,”tegasnya.

Kasus pemukulan tersebut terjadi kamis (12/11/2015) kemarin saat demo di depan Mapolres Bangkalan. Aksi yang mengkritisi lemahnya kinerja kepolisian setempat ini berakhir ricuh setelah mahasiswa melakukan pemblokiran jalan. Aksi blokir tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena kapolres tidak menemui mereka. (her/yan/mad)

Penulis: Donny Heryanto/ Aryan
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia