Terkait isu Diskriminatif, Ini tanggapan Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan

Bangkalan, Maduracorner.com, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Menanggapi terkait isu-isu yang beredar di masayarakat. Pasalnya Gugus Tugas telah bersikap diskriminatif dan tidak adil dalam menangani kasus pasien positif.

Hal ini ditegaskan Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan Agus Zein. Ia menyampaikan, terkait isu pertama penutupan Masjid. Kami mempertegaskan Kebijakan penutupan masjid di Dusun Sekar Bunguh, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang itu bukan dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan.

“Gugus Tugas Covid-19 tidak pernah melakukan kebijakan penutupan masjid tersebut. Faktanya adalah penutupan pintu pagar masjid atas inisiatif sekaligus dilakukan oleh keluarga Pengasuh Pondok Pesantren,”ujarnya.

Hal itu dalam rangka menyelamatkan jemaah masjid dan para santri dari penularan Covid-19.

“Atas inisiatif yang telah dilakukan Gugus Tugas menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga karena telah bersama-sama membantu upaya dalam memutus rantai penyebaran covid-19,” terangnya dalam keterangan rilisnya itu. Minggu (31/5/2020).

Sementara itu, menanggapi isu kedua Gugus Tugas telah melakukan langkah-langkah sesuai standar operasional prosedur (SOP), diantaranya telah memastikan bahwa pasien telah menjalani isolasi dan perawatan.

“Pasien memilih berobat mandiri di salah satu Rumah Sakit di Surabaya. Selain itu Gugus Tugas telah melaksanakan penyemprotan desinfektan di seluruh lingkungan pertokoan Tom & Jerry,”tuturnya.

Lanjut kata Agus, bahkan Tim juga sudah melakukan penelusuran dan mendata sebanyak 80 orang. “40 orang telah dilakukan rapid tes dan semuanya non reaktif,” kata Agus.

Agus menambahkan, sebagai tindak lanjut Gugus Tugas telah mengirim surat teguran kepada manajemen Tom & Jerry agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat kepada seluruh karyawan maupun pengunjung. “Surat teguran sudah dikirim melalui Dinas terkait,” imbuhnya.

Tim Gugus Tugas berharap masyarakat bisa kembali beraktifitas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan himbauan dari pemerintah.

“Semoga dengan penjelasan isu-isu yang selama ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat agar dapatnya diakhiri,” pungkasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia