Terlalu Minim Dana, Lurah di Bangkalan Minta Anggaran Dinaikan

image

Kunjungan Kerja Komisi A ke Kantor Kecamatan Kota

Bangkalan, maduracorner.com – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang dialokasikan ke setiap kelurahan di Kabupaten Bangkalan terbilang sangat rendah. Buktinya, dana operasional masing-masing kelurahan setiap tahun hanya 42 juta.

Praktis minimnya anggaran berdampak pada kurang maksimalnya pelayanan yang bersentuhan langsung terhadap masyarakat. Sehingga, pihak kelurahan pun meminta anggaran mereka dinaikan untuk meningkatkan kinerja mereka.

“Dana 42 juta dalam setahun tergolong sangat minim. Sebab, dana itu hanya cukup memenuhi operasional kantor saja,”keluh Lurah Pejagan, Fahrozy C Zamzam, ketika hearing dengan komisi A DRPD di kantor kecamatan kota Bangkalan, Kamis (22/10/2015).

Menurutnya, 7 kelurahan di kota Bangkalan sangat membutuhkan tambahan anggaran agar semua kegiatan bisa menyentuh semua bidang. Selama ini, banyak program yang belum bisa berjalan maksimal karena keterbatasan anggaran.

“Anggaran yang sekarang saja masih disatukan dengan kecamatan kota. Jadi kedepan harapannya sudah dipisah dan memiliki anggaran tersendiri,”ucapnya.

Dijelaskan oleh Fahrozy, setiap kelurahann memiliki 56 urusan yang harus ditangani. Tentunya, dengan dana 42 juta semua urusan tersebut tidak bisa dijalankan. Belum lagi urusan keamanan dan ketertibaan.

“Jika memungkinkan, anggaran bisa ditambah dua atau empat kali lipat dari nominal yang ada sekarang. Kami sudah mengirimkan surat dan sudah mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Mahmudi menyepakati usulan tersebut. Namun tetap melalui proses pembahasan di legislatif. Terkait nominal kebutuhan tambahan anggaran akan melihat pada kekuatan APBD.

“Sudah pasti kami usahakan, karena ini menyangkut dengan pelayanan terhadap masyarakat,” singkatnya. (her/mad)

Penulis: Donny Heryanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia