Terlibat Narkoba, Siswa SKMN-2 Bangkalan Terancam Dikeluarkan Dari Sekolah

image

Kasek SMKN 2 Bangkalan, Dwijo Lelono

Bangkalan,Maduracorner.com- Siswa SMKN-2 Bangkalan yang terlibat kasus Narkoba terancam di keluarkan dari Sekolah. “Kasus siswa SMKN 2 yang terlibat kasus narkoba. Kami akan menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk diproses secara hukum, dan dia akan dikelaurkan dari sekolahnya. Karena Disdik Bangkalan saat ini sedang gencar gencarnya mensosialisasikan pemberantasan dan bahaya Narkoba ke sekolah-sekolah, guna mendukung penuh langkah pemerintahdalam  membasmi narkoba.” Kata Kepala Pendidikan Bangkalan Moh Mohni melalui Sekretaris Disdik Bangkalan, Bambang Budi Mustik. Jum’at, (30/1/2015).

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kasek) SMKN 2 Bangkalan, Dwijo Lelono secara  umum akan memberikan  sanksi tegas kepada para siswanya yang diduga terlibat sebagai pemasok atau pemakai narkoba. Temasuk terlibat minum minuman keras (miras), tertangkap basah saat membolos dan diciduk aparat Satpol. PP pada saat sedang bermain billiyard atau play station (PS) sewaktu jam pelajaran sekolah. “Kami tidak akan beri toleransi jika ada siswa yang diduga terlibat sebagai pemasok atau pemakai narkoba, miras, tertangkap basah saat membolos dan diciduk aparat Sat. Pol. PP sedang main billiard PS sewaktu jam pelajaran sekolah,” ujar kasek SMKN 2 Bangkalan, Dwijo Lelono.

Dijelaskan dia, yang dimaksud dengan tindakan tegas bukan berarti sekolah langsung mengeluarkan siswa yang bersangkutan dari sekolah. Tapi sangat tergantung dari kadar kesalahan siswa dan sekolah bertindak sesuai dengan standart operasional prosedur (SOP) juga tata tertib sekolah nomer 32 yang berbunyi bagi siswa yang ketahuan dan tertangkap tangan membawa mengedarkan miras dan narkoba. Otang tua siswa akan dipanggil disertai dilakukan pembinaan terhadap siswa.

Namun jika kasus yang dihadapinya tergolong berat dan mencemarkan nama sekolah, siswa itu disyarankan mengajukan surat pengunduran diri. Satu lagi, tata tertib nomer 42 berbunyi bagi peserta didik (siswa) yang sudah ditetapkan menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana, sekolah akan mengembalikan siswa yang bersangkutan kepada orang tuanya. “Bila kasus yang dihadapi siswa tergolong berat apalagi sampai  mencemarkan nama sekolah, siswa yang bersangkutan kami kembalikan kepada orang tuanya,” ungkapnya. 

Soal dugaan siswanya yang terlibat kasus narkoba dan ditangkap oleh aparat keamanan baru-baru ini. Juga siswa yang lari dan meninggalkan tas sekolah berserta baju seragam sekolah saat akan ditangkap Sat.Pol.PP di tempat billiar jalan Kartini Bangkalan kemarin. Menurut dia, belum bisa memberi konfirmasi karena hingga kini belum menerima laporan dari Disdik Bangkalan, aparat berwajib (Polres Bangkalan) dan Sat.Pol.PP Bangkalan. “Maaf pihak sekolah belum bisa klarifikasi karena hingga kini belum ada laporan dari Polres Bangkalan maupun dari Sat.Pol. PP Bangkalan,” pungkas Dwijo Lelono

Penulis :Aryan
Editor  : Sohib

Email Autoresponder indonesia