Terobsesi Hidup Nyaman, Seorang Guru Muda Cantik Gelapkan Dua Mobil Rental di Bangkalan

image

Tersangka DPS (kaos orange) Menunjukkan 2 Mobil Yang Menjadi Barang Bukti

Bangkalan,maduracorner.com – Lebih besar pasak daripada tiang yang artinya, lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. Peribahasa ini cukup untuk mewakili gaya hidup seorang guru honorer di salah satu SDN di kecamatan Arosbaya berinisial DPS. Akibat gaya hidupnya ini, ia kini harus meringkuk di balik jeruji tahanan Polres Bangkalan.

Kasus yang menimpa oknum guru tersebut berawal saat DPS menyewa dua mobil rental Avanza milik Siti Aminah, warga kelurahan Pejagan, Bangkalan. Pelaku menyewa dua kendaraan ini secara tidak bersamaan untuk menghindari kecurigaan pemilik mobil rental.

Tanpa disangka, DPS lalu menggadaikannya pada orang lain. “Tersangka mengaku sebagai pemilik 2 mobil rental tersebut pada orang lain. Tersangka mendapatkan uang gadai masing-masing 35 juta dan 50 juta rupiah dari masing-masing 2 kendaraan ini”,terang Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Andik Purnomo kepada maduracorner.com, selasa (11/8/2015) siang.

Kasus penggelapan ini kemudian terungkap. Siti Aminah sebagai pemilik mobil menemukan 2 mobilnya sedang dipakai orang lain. Padahal statusnya sedang disewa oleh DPS. “Ibu Aminah lalu melaporkan kepada kami”,tambah Andik.

Berbekal laporan dan barang bukti yang ada, polisi akhirnya berhasil menangkap DPS dua hari kemudian setelah laporan masuk. Kepada polisi, guru muda yang masih berusia 26 tahun itu pun mengaku terus terang perbuatannya tersebut.

“Dari pengakuan tersangka, dia menggunakan uang hasil gadai (85 juta rupiah) untuk berbelanja keperluan pribadi. Jadi biar bisa hidup berlebihan. Bukan karena terbelit hutang atau apa”,ujar Andik lagi.

Kini tersangka DPS harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia dijerat 2 pasal sekaligus. Yakni pasal 372 dan 378 KUHP. “Ancaman hukumannya 4 tahun penjara”,pungkas Andik. (mad)

Penulis: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia