Tersandung Kasus Sabu-sabu, Kyai Sampang Tolak Oknum Kades Dilantik

image

KH. Syaiful Jabbar

Sampang, Maduracorner.com –Sejumlah tokoh ulama’ Sampang mendatangi kantor Bupati Sampang, Rabu (16/12/2015) sore. Kedatangan para kyai khos Sampang ini untuk menyampaikan penolakannya atas akan dilantiknya Moh. Rois (39) Kepala Desa Maduleng Kecamatan Omben Kabupaten Sampang, pada Kamis (17/12/2015) besok.

Penolakan pelantikan Rois atas kesepakatan ulama’ Sampang. Sebab, Rois tersandung masalah narkotika dan ditangkap oleh Satnarkoba Polres Pamekasan karena diduga terlibat pesta sabu – sabu bersama dua temannya di Desa Jambringin Kecamatan Proppo, Pamekasan pada Jum’at (11/12/2015) lalu.

Dalam pertemuan tertutup di aula mini Pemkab Sampang, para ulama’ ditemui oleh Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Kapolres Sampang,
AKBP Budi Mulyanto dan Dandim 0828 Sampang, Letkol Kav Susanto.

“Setelah ngobrol lama, akhirnya disepakati pelantikan (Rois) di tempat lain tapi setelah dilantik langsung di non aktifkan sebagai kepala desa,” ujar KH. Syaiful Jabbar yang menjadi juru bicara ulama Sampang, ditemui saat keluar dari aula mini.

Dirinya menjelaskan, penonaktifkan Rois nantinya akan dilakukan setelah surat penonaktifkan ditanda tangani oleh Bupati Sampang. Namun, dirinya bersama para ulama’ lainnya mengaku kurang sepakat apabila Rois masih dilantik menjadi Kades.

“Sebetulnya harus tidak dilantik. Semua tokoh ulama’ Sampang seperti KH. Muhaimin, KH. Mahrus, KH. Lutfillah KH. Syafiuddin sudah sepakat Rois tidak boleh dilantik, tapi kalau sudah begitu (kesepakatannya) ya tidak apa – apa,” sambung pangasuh Ponpes Darut Tauhid Omben.

Selain tersandung masalah narkoba, Rois juga diduga bermasalah dengan melakukan penyimpangan raskin.

“Kenalakan Rois itu banyak, soal rakin juga. Seharusnya pemerintah tidak ambil pusing lagi (tidak melantik),” sesalnya. (far/ ach   ).

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor    : Acmad

Email Autoresponder indonesia