Tiga Belas Rumah di Sumenep, Rusak Dihantam Angin Puting Beliung

Salah satu rumah warga di Kabupaten Sumenep yang menjadi korban angin puting beliung. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Sebanyak tiga belas rumah di tiga Desa Kecamatan Saronggi/ Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, rusak setelah dihantam angin putting beliung, Minggu (10/3/2019), sekitar pukul 13.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya menelan kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Tiga belas rumah yang rusak di tiga desa yang terdampak angin putting beliung ini, yaitu Desa Talang, Desa Kampingan Timur Dan Desa Tarogan, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Rata-rata kerusakannya di bagian atap rumah, seperti genting hancur, hasbis dan plafon rumah patah berserakan.

Beruntung saat kejadian tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja warga sempat panik histeris berhamburan keluar rumah karena mereka khawatir rumahnya tiba-tiba roboh mengancam keselamatannya.

Saat ini warga dibantu petugas dari pihak TNI, Polsek dan dari Tim Penanggulangan Bencana (Tagana) setempat bergotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan rumah warga yang rusak pasca dihantam angin puting beliung tersebut. Sebagian warga juga memperbaiki sendiri genting rumahnya agar tidak bocor untuk bisa ditempati lagi.

menurut salah seorang warga/ nurahman mengatakan “Saat kejadian saya berada dalam rumahnya, saat itu gerimis tiba-tiba dari arah barat ada angin kencang yang langsung menerjang pemukiman warga termasuk merusak atap rumah saya sendiri. Jadi kerusakan rumah saya sekitar Rp 5 jutaan la”katanya.

Sementara itu, salah satu petugas dari TNI Koramil Saronggi, sertu tomas tofulerik menuturkan, saat ini pihaknya beserta petugas dari kepolisian maupun aparat desa tengah membantu membersihkan puing-puing reruntuhan terdampak angin putting beliung sekaligus melakukan pendataan kerusakan termasuk kerugiannya,”Sementara yang kami data ada sekitar 13 rumah warga yang rusak, Cuma kola korban nihil,”paparnya.

Terjangan angin putting beliung selain merusak 13 rumah di tiga Desa juga menumbangkan sejumlah pepohonan. Saat ini warga masih dihantui kekekhawatiran, mengingat intensitas hujan dan angin kencang masih tinggi yang kerapkali melanda wilayah ini. (*)

Penulis: Sai

Editor: Ahmad