Tiga Tahun Suramadu Di Operasikan, Pembangunan di Madura Jalan Di Tempat

Bangkalan Harus Punya Perda Tata Niaga Ekonomi Dan Bisnis    | oleh Nizamuddin

 

jembatan suramadu-Foto : istimewa/MC.com

jembatan suramadu-Foto : istimewa/MC.com

Maduracorner.com-Bangkalan-Tiga tahun sudah jembatan Suramadu dioperasikan namun pembangunan di Pulau Garam ini masih terlihat Jalan ditempat. Jembatan Suramadu yang secara politik ekonomi sangat prospektif terhadap perkembangan ekonomi pulau Madura, akan tapi hingga saat ini, belum menunjukkan perkembangan yang siknifikan.

Menurut Dosen Pasca Sarjana Magister Hukum Universitas Brawijaya Malang, Djazim Hamidi mengatakan, meskipun sudah ada jembatan Suramadu, namun pembangunan di Madura jalan ditempat. “Tiga tahun sudah Jembatan Suramadu dibangun, tapi hingga saat ini masih belum ada perubahan yang siknifikan, baik perkembangan masyarakatnya maupun pembangunannya. Bahkan Jembatan Suramadu belum memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat Bangkalan dan Madura.” Ujarnya di sela-sela kunjungannya ke DPRD Bangkalan, bersama Mahasiswanya.

menurut Djazim, kabuapten Bangkalan yang menjadi pintu masuk pualau Madura, secepatnya harus mempunyai Peraturan Daerah (Perda) tentang pengaturan Tata Niaga ekonomi  dan bisnis di seputar Suramadu, tidak seperti yang ada sekarang, bisnis di sekitar Jembatan Suramadu ini harus dikemas dengan menarik dan menawan, ramah lingkungan, yang mencerminkan karakter Masyarakat Madura, sehingga Masyarakat Madura terangkat harkat dan martabatnya.

Dijelaskan dia, jembatan Suramadu adalah sumber tranformasi sosial, ekonomi, bisnis, dan lainnya, jadi Masyarakat Madura harus pandai memanfaatkan kesempatan tersebut, karena kalau tidak, tentunya sulit Madura akan berkembang cepat, dan Masyarakat Madura hanya akan menjadi penonton di daerahnya sendiri.

Sementara itu Ketua Badan Legeslasi (Baleg) Humron Maulana, mengatakan, memang sudah saatnya Kabupaten Bangkalan Punya Perda tentang Tata Niaga, karena Kabupaten Bangkalan akan menjadi daerah pengembangan Industri, oleh karenanya DPRD Bangkalan akan mengkaji hal tersebut. (nzm/min).

Email Autoresponder indonesia