Tim Gabungan Razia PSK Dolly dan Anjal

676 views
Anjal terjaring razia diamankan petugas-foto: Agus/MC.com

Anjal terjaring razia diamankan petugas-foto: Agus/MC.com

PKL Suramadu di sisir. I oleh : Agus Budi

Maduracorner.com, Bangkalan – Mengahadapi bulan Romadhon, Tim gabungan dari Petugas Polres, SatPol PP, Kodim, dan Dinas Sosial Tenagakerja dan Transmigrasi (Dinsosnakerstran) Kabupaten Bangkalan, melakukan razia terhadap anak jalanan (Anjal) dan masuknya PSK Dolly paska penutupan lokalisasi Dolly oleh pemkot Surabaya, dikawasan traficlight dan warung-warung di kawasan tangkel kecamatan Burneh.Kamis (19/6),

Dalam razia tersebut, petugas gabungan langsung melakukan penyisiran disejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tangkel, Kecamatan Burneh dan menghimbau kepada pemilik warung agar dalam menerima pekerja secara selektif dan memperhatikan asal-usulnya

“kalau menerima pekerja perempuan harus diseleksi asal asulnya, karena takut ada PSK Dolly yang pura-pura mau kerja di sini,” ujar salah seorang petugas kepada pemilik warung.

Tertpisah, kepala Satpol PP Bangkalan Bambang Setiawan mengatakan, “Razia yang dilakukan kali ini selain terhadap anjal yang beroperasi kawasan traficlight tangkel ini, juga untuk mengantisipasi masuknya pekerja sek komirsial (PSK) dari Dolly Surabaya pasca di ditutup oleh pemerintah kota Surabaya , Rabu (18/6/), ujar Bambang Setiawan

Hal senada dengan Kepala Satpol PP Kabupaten Bangkalan, Kepala Dinas Sosial Tenagakerja dan Tranmigrasi (Dinsosnakerstran) Kabupaten Bangkalan, Ismet efendy menjelaskan bahwa operasi ini sengaja dilakukan untuk mencegah berkembangnya penyakit masyarakat di Bangkalan dan mencegah adanya prostitusi terselubung sehingga Bangkalan terhindar dari prostitusi, tegas Ismet.

Dalam Razia tersebut terjaring 7
anak jalanan yang beroperasi di kawasan traficlight tangkel burneh, 3 diantaranya berasal dari Jawa Tengah.(gus/shb)

Email Autoresponder indonesia