Tolak Kehadiran Guru Olah Raga Baru, Sejumlah Guru Olah Raga lakukan Boikot

image

Sejumlah guru saat aksi-foto: S Umar/MC.com

Sampang,Maduracorner.com – Sejumlah guru olah raga di SMA 1 Sampang melakukan boikot dengan tidak memberikan materi praktek olah raga terhadap siswanya, tindakan itu dilakukan setelah adanya mutasi guru olah raga baru, Guston Arifin pindahan dari salah satu SMU di Kecamatan Ketapang. Bahkan aksi boikot 4 guru olah raga itu juga didukung oleh 47 guru di SMA 1 dengan cara membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk penolakan terhadap guru olah raga baru tersebut.

“Guru baru itu memang pernah mengajar di SMA 1 Sampang, namun di mutasi dan mendapat sanksi penurunan pangkat karena bermasalah.Lalu kenapa sekarang dipindah ke sini lagi.” kata salah seorang guru SMA 1 Sampang Rahmat Ariyadi, selasa (21/10/2014).

Rahmat menilai, apabila Guston Arifin benar-benar dipindahkan ke SMA 1 Sampang lagi,  maka akan merusak citra lembaganya, sebab Guston Arifin dinilai cacat moral karena pernah tersandung kasus pada beberapa tahun lalu.

“Saat yang bersangkutan tersandung masalah dulu kami para guru juga ikut menanggung malu akibat perbuatannya, bagaimana kedepannya lembaga ini kalau dia dipindah lagi” pungkasnya.

Sementara itu Kepala SMA 1 Sampang Asmaun Saleh mengaku tidak ada konfirmasi sebelumnya kepada dirinya, Asmaun menilai mutasi terhadap Guston Arifin tidak sesuai prosedur. Apalagi saat ini jam untuk pelajaran olah raga sudah cukup dengan adanya 4 orang guru olah raga di SMA 1 Sampang.

Penulis : S. Umar Al Farouq
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia