Tolak UU Omnibus Law, Demonstran Berhasil Duduki Gedung DPRD Bangkalan

Bangkalan, Maduracorner.com, Aksi massa mahasiswa tergabung dalam Mahasiswa Trunojoyo Bergerak berhasil masuk ke dalam Gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan.

Mereka melakukan demonstrasi menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang baru disahkan DPR RI, pada Senin 5 Oktober 2020 lalu.

Setelah berorasi kurang lebih satu jam di depan gedung DPRD Bangkalan, mahasiswa kemudian merangsek masuk ke ruang paripurna gedung DPRD Bangkalan.

Meskipun, sempat terjadi ketegangan saat aparat TNI dan Kepolisian dari Polres Bangkalan yang mencoba menghalangi massa. Namun hal itu tidak berlangsung lama, sampai masa berhasil masuk dan menduduki ruang paripurna gedung DPRD.

Massa aksi akhirnya masuk ke dalam area gedung wakil rakyat yang sebelumnya Kapolres Bangkalan Rama Samtama Putra berkordinasi dengan ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad.

Namun, Rama Sapaan akrab Kapolres Bangkalan mengatakan, akan mempersilahkan masuk kedalam gedung dewan dengan catatan tidak ada yang berbuat anarkis.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan dewan, pimpinan siap menerima permintaan aksi, tetapi ketika didalam tidak boleh satupun ada yang rusak dan tidak ada tindakan yang anarkis,”ucap rama.

Sementara itu, Rossi selaku koordinator aksi berjanji  tidak akan merusak fasilitas umum yang ada digedung DPRD Bangkalan.

“Bila ada yang merusak, jangan segan-segan silahkan aparat kepolisian langsung mengamankannya,”serunya.

Setelah mahasiswa bisa menguasai dan menduduki ruang paripurna DPRD Bangkalan, Ketua Pimpinan Dewan bersama beberapa perwakilan DPRD sudah hadir di tengah-tengah massa. Namun massa aksi secara bergantian melakukan orasi penolakan UU Omnibus Law dan impor garam di Madura.

Namun di sisi lain, para pimpinan organisasi berdiskusi untuk membahasnya bersama para wakil pimpinan. Meski berjalan cukup lama, diskusi antar pimpinan organisasi dan wakil rakyat itu mencapai kesepakatan. 

Sekedar diketahui, adapun lembaga kemahasiswaan yang turut serta dalam aksi ini yakni HMI, GMNI dan IMN serta organisasi kampus se-Kabupaten Bangkalan. (Ris)

Email Autoresponder indonesia