Tradisi Cium Tangan Kasek dan Guru SMPN 2 Burneh Usai Ikuti UN 2014

Tradisi Cium Tangan Kasek dan Guru SMPN 2 Burneh Usai Ikuti UN 2014-foto: Aryan/MC.com

Tradisi Cium Tangan Kasek dan Guru SMPN 2 Burneh Usai Ikuti UN 2014-foto: Aryan/MC.com

Sebagai Ungkapan Rasa Hormat | Oleh : Aryan

Maduracorner.com,Bangkalan – Sebanyak 126 siswa SMPN 2 Burneh Kecamatan Burneh mellakukan tradisi cium tangan kasek SMP 2 Burneh usai mengikuti UN SMP pada hari ketiga UN didepan gerbang pintu sekolah tersebut.

“Cium tangan siswa itu, bukan berarti kami gila hormat. Tapi semata – mata sebagai ungkapan terimakasih siswa kepada kasek dan para gurunya yang telah mendidiknya. Juga didalamnya terkandung pelajaran budi pekerti bagi siswa yang perlu dilestarikan ditengah gempuran pengaruh pergaulan budaya barat diberbagai tayangan televisi,” ujar kasek SMPN 2 Bangkalan, Mohammad Sjafi’i, Rabu, (6/5).

Tidak hanya hormat dan cium tangan kepada kasek dan para guru saja, kata Sjafii, tapi para siswa juga mencium tangan kepada orang tua masing-masing saat hendak berangkat ke sekolah untuk mengikuti UN ke sekolah, dengan harapan agar senantiasa didoa’kan dan sukses menempuh cita – citanya kelak. “Bagi siswa, pelajaran budi pekerti dirumah, sekolah, atau ditengah pergaulan masyarakat, sangat dibutuhkan agar terhindar dari tindakan tidak terpuji ,” ungkapnya.

Hal serupa juga dilakukan 116 siswa peserta UN 2014 SMP dari SMPN 1 Galis, 194 siswa SMPN 1 Tragah dan 270 lebih siswa SMPN 1 Kwanyar ketika usai mengikuti UN 2014 hari ketiga tadi. “Tradisi cium tangan kasek dan guru disekolah itu, sebagai salah satu pelajaran budi pekerti. Agar etika dan moral siswa terdidik dari sejak dini sehingga terhindar dari budaya tawuran pelajar seperti terjadi didaerah lain,” pungkas kasek SMPN 1 Tragah, Amirrullah. (yan/shb).