Tradisi Maulid Nabi : Tua Muda Saling Senggol Rebutan Buah

Maduracorner.com – Bagi masyarakat muslim Indonesia, Bulan Maulid Nabi SAW mempunyai arti sendiri. Selain memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga masyarakat juga akan merayakannya dengan banyak tradisi sesuai dengan daerahnya masing-masing.

Seperti yang dilakukan masyarakat Bangkalan dalam menyambut dan merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Masyarakat muslim yang berada di Bangkalan menyiapkan segala macam buah buahan dan membeli alat dapur serta puluhan barang lainnya untuk dibagikan kepada warga.

Kebiasaannya, masyarakat diundang ke masing masing rumah (tetangga dan kerabat) untuk membacakan shalawat bersama-sama yang di pandu oleh kiyai atau tokoh masyarakat sekitar.

Buah buahan diletakkan di depan orang orang yang bersila dan barang-barang berupa puluhan alat dapur digantungkan di atas orang-orang yang bersila. Ketika bacaan shalawat mau dimulai, disitulah puluhan orang berebutan buah dan alat dapur yang digantung. Kemudian, buah dan alat dapur yang di dapat dari hasil rebutan dibawa pulang untuk oleh oleh kepada keluarganya yang sudah menunggu di rumahnya.

Dalam rebutan buah-buahan tersebut, tidak peduli antara orang tua dan anak anak muda. Mereka sama-sama rebutan buah. Hal itu yang menjadikan keunikan dan keindahan dalam merayakan maulid Nabi Muhammad SAW. (Cahyo)

By Jiddan

Posting Terkait