Triwulan Ketiga, Penerimaan PAD Kabupaten Bangkalan Masih Terseok-seok.

Hampir Semua SKPD belum Penuhi target PAD    | Oleh : A.Shohib

Kadispenda Bangkalan, Setiabudi-foto : Dokumen/MC.com

Kadispenda Bangkalan, Setiabudi-foto : Dokumen/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan – memasuki triwulan ketiga  tahun anggaran 2013 ini, ternyata target pendapatan asli daerah (PAD) masih terseok-seok. Belum tercapainya target PAD tersebut disebabkan karena sejumlah Satuan kerja perangkat Daerah (SKPD) terseok-seok  dalam pemenuhi terget PAD. “Akhir bulan Oktober nanti insya Allah sudah mencapai 90 persen,” terang Kadispenda Bangkalan, Setijabudi, Selasa (12/11).

Dijelaskan dia, ada beberapa SKPD yang memang lamban dalam melakukan penyetoran PAD. “Contohnya Dinas Kesehatan masih terseok-seok sampai saat ini, higga kini masih 29 persen atau Rp 19,873 Milyar,” jelas Budi panggilan akrabnya Setijabudi.

Selain dari SKPD,  PBB dari kecamatan-kecamatan juga belum masuk keseluruhannya. “Dari 18 kecmatan yang ada, baru 6 kecamatan yang sudah lunas PBB-nya, sementara kecamatan lainnya masih berkisar antara 35 persen hingga 40 persen,” tuturnya.

Namun kata Budi, pihaknya optimis, pada akhir bulan Oktober nanti target PAD kabupaten Bnagkalan sudah mencapai 90 persen. “Kita yakin pada akhir tahun nanti semua target bisa tercapai,” katanya.

Terpisah Plt Kadinkes Bangkalan, drg Yusro menjelaskan, sebenarnya target Dinkes sudah tercapai, namun karena masih terkendala dengan administrasi, maka seolah-olah target Dinkes belum tercapai. “Kegiatan kita sudah selesai semua, karena masih ada persyaratan administrasi untuk pencairan dana yang masih kurang,  sebenarnya target kita sudah tercapai kok,” katanya.

Dikatakan Yusro, seperti program Jamkesmas sudah mencapai 25 persen, begitu juga dengan jamkesda yang sudah mencapai 25 persen. “Hanya Jampersal saja yang masih 12,5 persen, namun nanti semuanya akan tercapai, saya optimis kok,” pungkas Yusro. (min)