Tuding Penyidik Tak Manusiawi, Keluarga Pelaku Sodomi Datangi Polres Bangkalan

image

TSK T-R Pelaku Sodomi Diperiksa Polisi

Bangkalan, Maduracorner.com – Puluhan warga dari kecamatan Arosabaya, Bangkalan mendatangi Mapolres Bangkalan, senin (19/01/2015) siang. Mereka adalah keluarga pelaku sodomi berinisial T-R (19) yang hendak mengadu ke unit Propam Polres Bangkalan. Pengaduan ini terkait pemeriksaan dan penyidikan tersangka T-R yang ditangkap beberapa bulan yang lalu oleh polisi.

Menurut kuasa hukum tersangka, proses penangkapannya tidak procedural. Yakni tidak dilakukan pemanggilan terlebih dahulu. Tuduhan lain, pihak penyidik dituding memaksa tersangka untuk melakukan masturbasi (onani) saat diperiksa.

“Tersangka mengaku pada kami bahwa ia dipukuli dan dipaksa melakukan perbuatan tidak manusiawi (onani) oleh penyidik”,kata Arif Sulaiman, kuasa hukum tersangka T-R dihadapan para wartawan.

Terkait tudingan ini, tentu saja dibantah oleh pihak Polres Bangkalan. Menurut Kapolres Bangkalan AKBP Sulistyono, proses penangkapan terhadap T-R sudah sesuai prosedur. Polisi langsung menangkapnya karena sudah memiliki bukti yang kuat. Termasuk berdasarkan laporan serta keterangan dari 2 orang bocah yang menjadi korban sodomi oleh tersangka T-R.

Tersangka T-R ditangkap bulan juli 2014 lalu. Laki-laki yang masih membujang ini pun mengakui laporan para korban. Bahkan T-R menyatakan, penyimpangan seksual ini dilakukannya karena ia terpengaruh video porno yang ada di handphonenya.

“Bukti sudah kuat, ya kami langsung tangkap saja tersangka. Kalau masih dilakukan surat pemanggilan, ya kabur duluan tersangkanya dong”,ucap Sulistyono saat dikonfirmasi di depan ruang Unit Propam Polres Bangkalan.

Sementara mengenai tuduhan pelecehan seksual oleh penyidik, perwira dengan 2 melati di pundak ini membantahnya pula. “Sama sekali tidak benar. Tidak mungkin penyidik kami melakukan tindakan tercela tersebut. Sudah saya kroscek dan itu tuduhan yang mengada-ngada”,bantah Sulistyono lagi.

Untuk diketahui, kasus ini sudah diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Bangkalan (P-21). Status tersangka T-R pun kini sudah menjadi terdakwa. “Walau bagaimana pun, kami akan tetap menghargai pengaduan ini. Kami akan periksa internal penyidik kami. Jika bersalah, pasti akan kami tindak. Tapi kami yakin, penyidik sudah bekerja secara professional”,pungkas Sulistyono. (mad)

Penulis: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia