Tujuh Jabatan Strategis di Pemkab Pamekasan Kosong

229 views

Ilustrasi. (FOTO: Google)

PAMEKASAN, MADURACORNER.COM– Tujuh kursi jabatan eselon II di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masih kosong. Kekosonga itu terjadi, lantaran banyak pejabat yang sudah memasuki masa pensiun.

Kabid Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pamekasan Sri Puja Astutik menyampaikan, tujuh jabatan strategis itu yakni, sekretaris daerah, inspektur, dua staf ahli, asisten, kepala badan perencanaan pembangun daerah (Bappeda) dan kepala dinas pertanian.

“Rata-rata memang memasuki masa pensiun. Sedangkan kekosongan jabatan inspektur, karena pejabat yang bersangkutan ditangkap KPK tahun 2017,” ucapnya, Kamis (10/1/2019).

Sri Puja Astutik menjelaskan,
kekosongan pejabat eselon II itu, akan bertambah menjadi sembilan kursi. Sebab, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) juga memasuki masa purna tugas pada, Maret 2019 mendatang.

“Kami belum bisa melakukan mutasi jabatan, karena masa jabatan Bupati Pamekasan belum memasuki enam bulan sejak pelantikan,” terangnya.

Dia memaparkan, ada tahapan untuk pengisian jabatan maupun pergeseran eselon II. Salah satunya, harus mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pendaftaran juga dilakukan terbuka dan melalui tahapan seleksi.

“Kalau itu wewenang pak Bupati, bisa sih dalam waktu dekat, dengan syarat ada izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin, meminta rotasi pejabat eselon II harus dipilih berdasarkan kemampuan di bidangnya.

Politikus Golkar itu juga menyarankan, agar Pemkab Pamekasan mengganti pimpinan OPD yang tidak inovatif dan terkesan mempersulit program pemerintah. Seperti, OPD yang tidak mampu menyerap anggaran.

“Kursi pejabat harus diisi dengan sosok yang mampu menerjemahkan program bupati, agar tidak tidak amburadul,” tandasnya. (*)

Penulis: Nanang Sufianto

Editor: Riyan Mahesa