Tumpukan Sampah di Tepi Sungai Tambengan Dibersihkan

842 views

Kegiatan bersih-bersih tumpukan sampah di tepi sungai Jembatan Tambengan, Kecamatan Arosbaya. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Tumpukan sampah yang mengotori tepi sungai Jembatan Tambengan, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dibersihkan. Sebanyak 10 armada truk, dikerahkan untuk mengangkut sampah yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Kerja bakti dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 ini, melibatkan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Arosbaya, Forum Komunikasi Arosbaya Bersatu (FAB), DPRD Bangkalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pelajar dan masyarakat.

“Kegiatan bersih-bersih ini, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan lingkungan. Apalagi, tumpukan sampah dikeluhkan masyarakat,” kata Camat Arosbaya, Anang Yulianto, Rabu (6/3/2019).

Menurutnya, sampah-sampah rumah tangga yang berasal dari Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Klampis itu, diangkut menggunakan 10 truk sampah milik DLH ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Buluh, Kecamatan Kamal.

“Sisa-sisa sampah di tepi sungai Tambengan, nantinya akan ditutup menggunakan batu bedel. Karena memang tidak sepenuhnya bersih,” imbuhnya.

Anang berencana menjadikan bantaran sungai Tambengan sebagai kawasan ruang publik yang indah, rapi, dan asri. Tujuannya, agar di sekitar jembatan tidak lagi dibuat tempat pembuangan sampah. Tentunya, ruang publik ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Ruang publik masih sebatas wacana, perlu dimusyawarahkan. Termasuk, sumber dana mau diambilkam dari mana,” tuturnya.

Kepala DLH Kabupaten Bangkalan Ishak Sudibyo mengungkapkan, permasalahan sampah bukan semata-semata menjadi tugas pemerintah melainkan tugas bersama. DLH tengah merencanakan pembangunan TPA skunder di setiap kecamatan sebagai penyangga TPA utama.

“Kegiatan ini masih dalam rangkaian HPSN. Semoga bisa menjadi embrio dan mampu menanggulangi permasalahan sampah di Kabupaten Bangkalan,” tandasnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad