Tunggakan Pelanggan PLN Rayon Bangkalan Capai RP 3,4 Milyar

518 views

Tunggakan Pelanggan PLN Masih Tinggi      |  Oleh : A.shohib

PLN -foto : Ilustrasi

PLN -foto : Ilustrasi

Maduracorner.com,Bangkalan – Tingginya tunggakan Pelanggan PLN Rayon Bangkalan yang mencapai Rp 3,4 Milyar membuat Manager PLN Rayon Bangkalan, Alfiyan enggan menemui wartawan. Wartawan yang mau mengkonfirmasi masalah tunggakan pelanggan tersebut hanya ditemui oleh staf PLN, Sofyan.    Kepada Wartawan, Sofyan, bahwa tunggakan pelanggan PLN Rayon Bangkalan hingga bulan April tahun 2013 ini sebesar Rp 3,4 Milyar. “Rata-rata Pelanggan itu nunggak Rp 10 juta, saat ini kita terus melakukan penagihan kepada pelanggan yang masih nunggak,” jelas Sofyan, Jumat (03/05).

Dijelaskan dia, tunggakan pelanggan yang paling banyak adalah pelanggan di desa, Rabesan,  Parseh dan desa Sangra Agung kecamatan Socah dan sisanya disejulah kecamatan lainnya. “Yang paling banyak nunggak itu adalah pelanggan di desa Parseh dan Socah, di desa itu ada pelanggan yang nunggak hingga 76 bulan atau 7 tahun,”

Untuk memperkecil jumlah tunggakan pelanggan ini kata Sofyan, PLN rayon bangkalan telah melakukan berbagai langkah antara lain; koordinasi dengan  kepala desa, sosialisasi serta menjalin kerjasama dengan tokoh masyarakat. “Upaya sudah kami lakukan, namun tingkat kesadaran dari pelanggan masih kurang,” tuturnya.

Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, jumlah pelanggan yang nunggak diatas satu tahun sebanyak 1.171 dengan total tagihan sebesar Rp 2,5 Milyar. “Saat ini kami masih kekurangan tenaga penagihan, sehingga masih banyak pelanggan yang nunggak dan belum ditagih,” katanya.

Memang imbuh Sofyan, PLN Rayon bangkalan telah melakukan penagihan kepada 20 pelanggan di kecamatan Burneh. Dalam penagihan yang dilakukan PLN, 2 pelanggan terpaksan dilakukan pemutusan sementara, sedangkan 3 pelanggan melunasi dan sisanya berjanji akan melunasi pada hari Senin. “Kalau pada hari Senin nanti, pelanggan yang nungga tetap tidak membayar, maka terpaksa kita lakukan pemutusan sementara, jika tetap tidak ada realisasi maka kita lakukan pembongkaran,” pungkas Sofyan. (min).