Tuntut Penegakan Hukum, 500 Massa Ngluruk Kejaksaan

634 views
massa dari 11 lsm berunjuk rasa di kejari sampang dan massa serahkan keranda mayat kepada kejari sampang. foto : sofia/mc.com

massa dari 11 lsm berunjuk rasa di kejari sampang dan massa serahkan keranda mayat kepada kejari sampang. foto : sofia/mc.com

Serahkan keranda mayat sebagai simbol penegakan hukum yang dianggap mati | oleh : sofia

Maduacorner.com, Sampang – Sekitar 500 massa yang mengklaim gabungan dari sebelas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sampang mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Sampang,(11/06) siang tadi. Mereka menuntut aparat kejaksaan menuntaskan sejumlah kasus korupsi, diantaranya kasus korupsi mobil pemadam kebakaran, kasus korupsi bibit fiktif dan kasus korupsi dana pesangon anggota dewan periode 1999-2004.

Korlap aksi, Tamsul dalam orasinya menuding penegakan hukum yang ditangani Kejaksaan Negeri Sampang tidak sesuai dengan prosedur. Terbukti penanganan kasus yang ditangani Kejari Sampang hingga kini belum masuk ke ranah Pengadilan. Padahal 2 oknum anggota dewan, Sayuti-kader Golkar dan Fahrurrozi-PKB, sudah dinyatakan tersangka oleh Kejari Sampang.

Karena itu massa mendesak Kejari Sampang segera menyeret seluruh anggota dewan yang terlibat dalam korupsi dana pesangon dan melakukan penahanan terhadap sejumlah oknum pejabat yang sudah berstatus sebagai tersangka.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa menyerakan keranda mayat kepada staf Kejari sebagai bentuk keprihatinan penegakan hukum yang mereka nilai telah mati. Disisi lain, untuk mengantisipasi kericuhan, Polres Sampang menyiagakan unit water canon di halaman Kejari Sampang. Meski unjuk rasa berjalan dengan tertib namun aksi tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas dari arah bangkalan maupun dari arah pamekasan.(fia/krs)

 

 

Email Autoresponder indonesia