Usai Lebaran Positif Covid-19 di Bangkalan Melonjak

1444 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur melonjak signifikan. Hingga Jumat, 29 Mei 2020 jumlah pasien positif Covid-19 menjadi 39 orang, setelah terdapat tambahan 6 kasus positif.

Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan Agus Zein dalam rilis resminya yang diterima Maduracorner.com menjelaskan, peningkatan kasus positif Covid-19 pasca lebaran ditengarai bagian dari dampak belum disiplinnya masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Utamanya selama beraktifitas menjelang lebaran dalam rangka memenuhi berbagai kebutuhan,”ujarnya.

Menurutnya, hal ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah pasien positif. Per hari ini (Jumat, 29/5) secara akumulatif menjadi 39 orang. Namun, kata Agus, bahwa para pasien baru positif Covid-19 itu terpapar dari beberapa klaster.

“Pertama tambahan Pasien ke-34 adalah Tn.HW (63) asal Kota Bangkalan dengan status OTG, merupakan pasangan dari pasien ke-33 almarhum Ny.E (62) meninggal dunia dan dimakamkan
di Surabaya,”kata Agus melalui keterangan tertulisnya. Pada Jumat (29/5/2020).

Agus menambahkan, Ada tambahan dua pasien asal Kecamatan Kokop masing-masing dicatat sebagai kasus ke 35 Tn. M (38) dan 36 Tn. N (36) dengan status OTG

“Pasien ke-35 dan 36 itu sebelumnya sempat terdata di peta sebaran covid-19 masuk wilayah Kecamatan Konang karena kedua OTG tersebut saat diwawancara oleh petugas surveilans mengaku berasal dari Konang,” kata dia.

Masih kata Agus, Kedua pasien itu sehari-hari tinggal di Surabaya dan berprofesi sebagai pedagang ayam potong. Sebelumnya pada tanggal 18/5 hasil pemeriksaan rapid tes di RS. Premier Surabaya menyatakan reaktif sehingga dilanjutkan pemeriksaan swab dengan kewajiban isolasi mandiri.

“Sebelum hasil swab keluar kedua pasien ini pulang kampung. Pada tanggal 28/5 hasil swab menyatakan kedua pasien positif Covid-19. Hari Kamis (29/5) kedua OTG berhasil
dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk menjalani perawatan,”terang Kepala Diskominfo Bangkalan itu.

Kemudian, Pasien ke-37, Tn.Kh (55) asal Kota Bangkalan dengan status OTG, Tn.KH menjalani rawat inap di RSUD. Syamrabu Bangkalan sejak tanggal 21-23 Mei 2020.

“Pada tanggal 24/5 pasien dipindah oleh keluarganya ke RS.PHC Surabaya dan menjalani pemeriksaan swab. Pada tanggal 28/5 hasil swab menyatakan positif,”ujarnya.

Masih kata Agus, Sementara itu, kasus Pasien ke-38 adalah Tn.MH (42) asal Kamal dengan status OTG. Sebelumnya Tn.MH adalah seorang karyawan BUMN di Surabaya yang mengikuti rapid tes bersama seluruh karyawan. Walaupun hasil rapid tesnya non reaktif tetapi mengalami keluhan nyeri lambung, mual, dan batuk sehingga menjalani pemeriksaan swab.

“Pada tanggal (28/5) hasil swab keluar dengan hasil positif dan malamnya langsung dibawa ke RSUD. Syamrabu Bangkalan untuk menjalani perawatan,”tambahnya.

Lanjut dia, pasien ke-39 adalah Ny.S (50) asal Kota Bangkalan dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Awalnya Ny.S merasakan sakit sejak tanggal (18/5). Ia mulai masuk RS PHC surabaya pada tanggal (24/5), tiga hari kemudian (27/5) hasil swab menyatakan positif,” pungkasnya.

Dengan demikian, jumlah total kasus COVID-19 di Kabupaten Bangkalan sebanyak 39 orang positif Covid-19
dengan rincian, 6 orang dinyatakan sembuh, 3 orang telah meninggal dunia (sebelum hasil swab keluar) dan 30 orang dalam perawatan baik di rumah sakit Surabaya (karena pengobatan mandiri) maupun di RSUD Syamrabu Bangkalan). (Ris).

Email Autoresponder indonesia