Usut Tuntas Kasus TPA Yang Diduga Libatkan Oknum Dewan

629 views
aktivis saat demo di Kejaksaan-foto: Mustofa/MC.com

aktivis saat demo di Kejaksaan-foto: Mustofa/MC.com

Diduga rugikan negara hingga 3 Milyar | Oleh : Mustofa El Abdy

Maduracorner.com, Pamekasan – Puluhan aktivis Aliansi Masyarakat Pantura Anti Korupsi (AMPAK) dan Gerakan Pemuda Pelopor Perubahan Pamekasan (GP-4) berunjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan, Jumat (23/5). Mereka mendesak agar kasus Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Bindang Kecamatan Pasean Pamekasan diusut tuntas.

Pendemo juga mengecam kekerasan terhadap wartawan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Pamekasan berinisial HF, yang juga diduga terseret kasus korupsi TPA tersebut. Mereka meminta penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam menangani kasus korupsi yang merugikan uang negara hingga Rp 3 Miliyar tersebut.

“Usut tuntas kasus korupsi TPA Desa Bindang Kecamatan Pasean yang juga menyeret Oknum Anggota DPRD Kabupaten Pamekasan,” teriak Zainal, Korlap Ampak

Sementara itu, Humas Kejaksaan Negeri Pamekasan, Firmansyah mengaku dari hasil penyidikan yang dilakukanKejari, baik dari keterangan saksi dan bukti pendukung lainnya baru terungkap dua tersangka Sarwo Edy dan Agus Mulyadi yang sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor.

“Pada penahanan TPA ini, memang dari alat bukti yang didapat, baik dari keterangan saksi maupun petunjuk lainnya. Yang terungkap baru dua orang tersangka,” terang Firman.

Firman menambahkan, terkait keterlibatan oknum Anggota DPRD berinisial HF jika memang mengetahui keterlibatan HF. Firman meminta masyarakat untuk melaporkan kepada Kejari dengan catatan menunjukkan bukti-bukti pendukung.(top/lam)

Email Autoresponder indonesia