Wakil Rakyat Ini Keberatan Gaji Guru Sukwan Dipotong

439 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan memanggil Kepala sekolah SDN Kraton 02, pemanggilan tersebut mengenai dugaan pemotongan gaji guru sukwan.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan, H. Subaidi mengatakan, dugaan pemotongan gaji yang dialami mantan guru sukwan di sekolah tersebut, besaranya sekitar 150 selama tiga bulan.

“Gaji hanya 300 ribu masih dipotong, itupun potongannya 50 ribu setiap bulannya. Ini jelas tidak boleh,” kata dia, usai melakukan pemanggilan di ruang komisi D setempat. Senin, (21/12/2020).

Menurutnya, pemotongan tersebut tidak boleh dilakukan tanpa alasan apapun.

Apalagi, kata H. Baidi sapaan karibnya, guru sukwan itu gajinya kisaran Rp. 200 ribu sampai dengan Rp. 300 ribu per bulan. Hal ini akan menambah sakit dan kondisi mereka lebih memprihatinkan, ditambah dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kalau seperti ini bisa-bisa mengganggu proses belajar dan mengajarnya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Politisi Hanura itu mengaku sangat mendukung penuh hak dan kesejahteraan guru. Apalagi dalam kondisi sulit saat ini, di saat guru harus lebih kreatif mencari cara memberikan hak anak-anak didik demi menyelamatkan generasi ke depan.

“Maka seharusnya para guru lebih didukung dan dibina oleh pemerintah demi menjaga kualitas pendidikan, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mengatakan, pemanggilan tersebut terkait klarifikasi tentang standart penggajian terhadap guru. “Kami juga miris ketika non PNS hanya digaji 200 sampai 300,” kata dia.

Bahkan, pihaknya menyarankan untuk adanya kenaikan gaji guru sukwan yakni sebesar Rp 600 ribu perbulannya. Oleh karena itu kami akan melakukan evaluasi pada bulan depan.

“Kami menyarankan untuk ada kenaikan gaji. Nantinya, akan kami kontrol dan evaluasi bulan depan apakah gaji tersebut sudah diberikan atau tidak,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SDN Kraton 02 Samhul, saat diminta komfirmasi belum memberikan keterangan terkait hal tersebut.

“gak, saya gak mau jawab apapun,” tutupnya. (Ris)

Email Autoresponder indonesia