Warga Bangkalan Sudah Bisa Cetak Akte dan KK Sendiri

2128 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Blangko Kartu Keluarga (KK) dan seluruh Akta Pencatatan Sipil sudah tidak menggunakan Blangko Security lagi melainkan menggunakan Kertas HVS dengan Spec A4 80 gram. Aturan ini berlaku terhitung sejak 1 Juli  2020.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangkalan, Zakariya melalui Kasi Identitas Dispendukcapil Bangkalan, Agus Suharyono saat dikonfirmasi wartawan Maduracorner.com, Selasa (7/7/2020).

“Penggunaan Kertas HVS dengan Spec A4 80 gram untuk KK dan Akta Capil tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang digunakan dalam Administrasi Kependudukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus Suharyono menjelaskan bahwa saat ini masyarakat Bangkalan juga bisa langsung mencetak KK dan Akte Kelahiran dirumah masing-masing, tanpa harus datang ke Kantor.

“Masyarakat terlebih dahulu mengajukan permohonan penerbitan KK dan akta secara online, kemudian setelah diproses, pemohon akan mendapatkan notifikasi e-mail dari Ditjen Dukcapil Kemendagri, kemudian masyarakat tinggal mendownload file blangko dari email tersebut dan mencetaknya menggunakan kertas HVS dengan Spec A4 80 gram,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggunaan kertas HVS dengan Spec A4 80 gram ini salah satu upaya memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

“Artinya, ketika masyarakat tersebut berada diluar pulau, nantinya masyarakat tidak perlu membawa hardcopinya dan tidak perlu legalisir,” kata dia.

Selain itu, Agus juga menjelaskan bahwa terkait legalisir untuk semua dokumen kependudukan yang sudah ditanda tangani secara TTE termasuk KTP elektronik.

“Saat ini tidak perlu lagi di legalisir, sesuai permendagri No 104 Tahun 2019 pada pasal 19 ayat 6 Tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan (adminduk).

Ia menambahkan, pemberlakuan ini bukan hanya di Kabupaten Bangkalan. Namun, pemberlakuan ini secara nasional atau seluruh Indonesia.

“Jadi, dengan pemberlakuan ini tidak mengurangi asas manfaatnya dan asas hukumnya, bahkan ini sangat mempermudah masyarakat memiliki adminduk,”pungkasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia