Warga Demangan Tewas Hantam Mobil L 300 di Perempatan Cokro

1877 views
image

Motor Korban di Kantor Laka Lantas Polres Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – Kecelakaan lalu lintas antara kendaraan roda dua dan roda empat terjadi di simpang empat HOS Cokroaminoto Bangkalan, kamis (18/6/2015) dinihari sekitar pukul 02.15 WIB. Insiden menjelang sahur tersebut, merenggut nyawa Octavian Jaya (35) warga Kelurahan Demangan.

Kronologis memilukan itu berawal ketika kendaraan St. Wagon Mitsubishi L 300 yang dikemudikan Abd Giman (58) berjalan dari arah selatan ke utara. Pada saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), posisi mobil plat nomor  M 604 UG itu sudah melewati traffic light.

Akan tetapi diwaktu yang bersamaan, dari arah barat melintas Honda Mega Pro dengan plat nonor M 3935 HN yang dikendarai oleh korban dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang begitu dekat, korban langsung menghantam mobil warna kuning tersebut.

Tak pelak kerasnya benturan membuat korban terpental dan terkapar ke aspal yang menyebabkan patah tulang kaki bagian kanan. Begitu parahnya luka yang dialami korban, membuat nyawa duda ini tidak bisa diselamatkan. Meski korban sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Syamrabu Bangkalan.

“Saya baru nganter penumpang dari pasar KLD. Ketika pulang sampai di lampu merah tiba-tiba dari barat ada motor dengan kecepatan tinggi langsung menghantam pintu samping kiri depan. Saya berusaha menghidar akhirnya berhenti setelah saya nabrak trotoar dan mobil terguling,” ujar pengemudi L300, Abd. Giman saat ditemui di kantor laka lantas.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan Ipda Puji Purnomo menyatakan, berdasarkan olah TKP dan meminta beberapa keterangan saksi menyimpulkan bahwa penyebab kecelakaan tersebut karena murni kelalaian korban dalam berkendara.

“Mobil itu sudah melewati lampu merah. Korban terlalu kencang dari arah barat. Sehingga tabrakan tak bisa dihindarkan. Semua barang bukti sudah kami amankan,” tandasnya. (her/mad)

Penulis: Heriyanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia