Warga Desa Branta Pesisir Pamekasan Blokade Jalan Pakai Ban Bekas

Warga Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, memblokade jalan dengan memasang ban bekas, kayu, dan besi cor. (FOTO: Nanang Sufianto)

PAMEKASAN, MADURACORNER.COM- Warga Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memblokade jalan setempat dengan memasang ban bekas, kayu, dan besi cor, Minggu (30/12/2018).

Mereka terpaksa menutup jalan kabupaten itu, lantaran merasa geram kepada sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, yang terkesan melakukan pembiaran terhadap kondisi jalan yang rusak parah.

“Kami hanya dijanjikan perbaikan saja. Tapi, sampai saat ini tidak pernah direalisasikan,” sesal Aparatur Desa Branta Pesisir Sutan Takdir Alisyahbana.

Menurutnya, persoalan jalan yang rusak sudah dilaporkan sejak 2014 silam. Bahkan, masalah itu juga disampaikan berulangkali kepada Pemkab Pamekasan. Namun, belum ada kepastian perbaikan jalan, dan warga sangat kecewa.

“Makanya kami memasang ban bekas, kayu, dan besir cor di jalan agar pemerintah tidak menutup mata,” tegas Sutan.

Wakil Ketua BPD Desa Branta Pesisir Samhari menambahkan, warga semakin geram karena Syahbandar selaku penanggung jawab segala aktivitas Pelabuhan Branta juga tidak peduli terhadap persoalan jalan yang tak kunjung ada perbaikan.

“Kendaraan yang melakukan bongkar muat di pelabuhan juga menggunakan jalan di desa kami. Seharusnya, Syahbandar ikut bertanggung jawab,” tandasnya. (*)

Penulis: Nanang Sufianto

Editor: Riyan Mahesa

Email Autoresponder indonesia