Warga Pengarengan Mulai Kesulitan Air Bersih

664 views
Ilustrasi

Ilustrasi

Sampang,Maduracorner.com – Musim kemarau di Kabupaten Sampang terus menghantui warga desa Penyerangan Kecamatan Pengarengan Kabupaten Sampang, sebab sudah dalam 3 bulan terakhir ini wilayah tersebut sama sekali tidak di guyur hujan.

Akibatnya, sumber mata air di sumur milik warga menjadi kering, meskipun ada airnya namun tidak layak untuk dikonsumsi karena rasa airnya asin dan pahit.

“Memang sebagian sumur warga masih ada airnya tapi gak bisa dikonsumsi, jangankan manusia, sapi saja gak mau minum air sumur” kata tokoh masyarakat Desa Penyerangan , Qoidul Khoir, rabu,(27/08/2014).

Qoidul Khoi melanjutkan, menyikapi kemarau panjang ini warga terpaksa harus membeli air bersih baik dari PDAM sampang mapun dari warga yang menjual air, sedikitnya dibutuhkan 5000 liter air bersih untuk mencukupi keperluan satu keluarga.

“Satu tangki air kapasitas 5000 liter kita beli 125 ribu, itu cukup untuk satu bulan keperluan mandi, masak, minum dan nyuci” terang Qoidul khoir.

Untuk itu, warga berharap ada bantuan dropping air bersih dari Pemerintah Kabupaten Sampang guna membantu warga yang mengalami kekeringan, karena tidak hanya warga Desa Penyerangan yang kekurangan air bersih namun juga warga Desa Pecangge’en, Desa Ragung dan sekitarnya.

Sementara itu menanggapi keluhan warga Kecamatan Pengarengan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang,  Wisnu Hartono mengatakan pihaknya akan mulai malukan dropping air bersih pada bulan depan.

“Awal bulan sepetember nanti kita sudah akan dropping air bersih ke desa-desa yang kekeringan”pungkas Wisnu.

Penulis : Son Umar Al Farouq
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia