Warga Sekarbungoh Labang Minta Dites Massal Covid-19

847 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Masyarakat di Dusun Sekarbungoh, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur resah. Pasalnya salah satu warga di sana yakni AA dinyatakan sebagai pasien covid-19 ke-25. AA sendiri adalah imam masjid di desa setempat.

Bahkan AA sering kontak dengan masyarakat akhir-akhir ini. Namun, hingga sekarang belum ada petugas yang datang ke sana untuk melakukan pendataan maupun rapid test. Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin gelisah, meski masjid sudah ditutup.

Hal itu disampaikan oleh Moh Ismail, Ketua umum Garuda Emas Labang. Ia mengatakan, AA pasien ke 25 tersebut sangat aktif berkegiatan di masjid. Bahkan, AA dan keluarganya sering memberi takjil dan makanan pada jemaah masjid.

“Pasien Covid-19 adalah pemilik masjid yang setiap hari ada kegiatan aktif di masjid baik menjadi imam ataupun penyedia makanan dari pihak keluarga yg terkena covid-19 tersebut. Kondisi masjid tiap hari penuh,” ucapnya, Jumat (22/5/2020).

Namun ia menyayangkan langkah petugas medis yang menangani hal tersebut. Sebab, hingga kini masjid hanya ditutup namun tak ada satu warga pun yang dilakukan pemeriksaan, baik sekedar rapid ataupun pendataan.

“Langkah yang dilakukan petugas hanya menutup. Tapi kami yang berkontak langsung tidak didata maupun di tes rapid. Kami berharap ada tes massal karena kami kawatir jika itu akan menular,” ungkapnya.

Kini, ia dan masyarakat setempat masih kawatir tertular virus asal cina tersebut. Masyarakat berharap pihak medis terutama puskesmas turun tangan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menanggapi hal itu, Camat Labang, Fadhur Rosi melalui Gugus Tugas Bangkalan menyampaikan pasien ke-25 berinisial AA beserta keluarganya dianggap sudah melakukan isolasi mandiri di Surabaya beberapa hari lalu.

“Pada hari kamis (21/5) kemarin sore, kyai Inisial AA beserta seluruh keluarga (anak, istri, ART) melakukan isolasi mandiri di apartment Puncak Dharmahusada Surabaya. Dan dilanjutkan dari gugus tugas kecamatan Labang menghentikan segala aktifitas ibadah di masjid pasien dan lakukan tracing serta rapid tes tapi hasilnya masih menunggu,” tandasnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia