Warga Tanjung Bumi Jadi Korban Kapal Terbakar, Jasa Raharja Berikan Santunan

Kepala Perwakilan PT. Jasa Raharja Pamekasan, Djumadio, SE. MM memberikan santunan secara simbolis kepada ahli waris almarhum Fauzi H (52) warga Kampung Bajik, Desa/Kecamatan Tanjung Bumi. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- PT Jasa Raharja (Persero) Perwikalan Pamekasan, memberikan santunan kepada keluarga almarhum Fauzi H (52) warga Kampung Bajik, Desa/Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan. Juragan sapi itu, menjadi korban kebakaran kapal Satya Kencana IX.

“Kami datang ke rumah duka untuk berbela sungkawa, sekaligus memberikan santunan kepada ahli waris korban,” terang Kepala Perwakilan PT. Jasa Raharja Pamekasan, Djumadio, SE. MM, Senin (6/8/2018).

Santunan yang diberikan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp 50 juta. Nominal ini, sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 15/PMK.010/2017 tentang Besaran Santunan Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan, Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara.

“Mekanisme pemberian santunan dilakukan secara transfer ke rekening ahli waris,” imbuhnya.

Selain mendapat santunan dari Jasa Raharja, ahli waris korban juga menerima santunan dari Jasaraharja Putera sebesar Rp 20 juta, yang diberikan secara simbolis oleh Kepala Bagian Operasional Jasaraharja Putera Cabang Surabaya, Zulkifli.

Jasaraharja Putera merupakan perusahaan asuransi yang menjalin kerjasa SIGAP-KL dengan PT. Dharma Lautan Utama, selaku pemilik kapal motor (KM) Satya Kencana IX, yang ditumpangi oleh korban saat terjadinya musibah kebakaran.

“Semoga santunan ini dapat meringankan beban keluarga korban dan digunakan sebagaimana mestinya,” tandas Djumadio.

Sebagai informasi, KM Satya Kencana IX yang tengah berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin terbakar di perairan laut Jawa, sekitar 54 mil barat daya Tanjung Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu 4 Agustus 2018 lalu.

Fauzi H (52) warga Kampung Bajik, Desa/Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan, menjadi satu-satunya korban meninggal dalam peristiwa kecelakaan kapal berpenumpang 250 orang tersebut. (Adv)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad